Penderita Hipertensi Memiliki Resiko Terkena Stroke

Penderita Hipertensi Memiliki Resiko Terkena Stroke – Hipertensi atau lebih dikenal dengan nama tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah pada kesehatan. Hipertensi sendiri adalah gangguan tekanan darah atau daya pompa jantung yang berlebihan, pada orang dewasa normal tekanan darah sekitar 120/70 mmHg namun pada seseorang yang memiliki hipertensi bisa menjadi lebih tinggi. Saat ini penyakit cukup populer, sebab sebagian besar orang memiliki atau terkena hipertensi. Hal ini terjadi karena beberapa faktor seperti usia, faktor keturunan, gaya hidup yang tidak sehat, pola baik yang tidak baik, serta kurangnya olahraga menjadi faktor penyebab seseorang terkena penyakit hipertensi. Maka dari itu kita harus rutin mengecek tekanan darah, sehingga kita bisa mengontrol dan mengendalikan tekanan darah agar tidak mengalami kenaikan. Atur juga pola makan dengan baik karena hipertensi bisa muncul akibat makanan yang kita konsumsi.

Namun, hal yang paling berbahaya dari hipertensi ini adalah dapat menimbulkan penyakit stroke, yang mana penyakit stroke dikenal dapat membuat penderita mengalami kelumpuhan pada anggota tubuhnya. Jika anda memiliki hipertensi maka anda tidak akan memiliki gejala yang jelas untuk waktu yang lama. Gejala yang berhubungan dengan hipertensi temasuk kelelahan, kebingungan, perubahan visi, angina seperti nyeri dada, gagal jantung, darah dalam urin, mimisan, denyut jantung tidak teratur, telinga berdengung kebisingan. Tempat ketegangan hipertensi pada semua pembuluh darah anda membuat pembuluh darah menjadi lemah dan predisposisi untuk merusak. Selain itu, jantung anda juga harus bekerja lebih keras untuk menjaga darah anda tetap beredar. Setelah pembuluh darah anda melemah maka lebih cenderung untuk memblokir. Hal ini yang dapat mengakibatkan stroke iskemik dan hipertensi merupakan penyebab paling penting dari jenis stroke.

hipertensi

Stroke sendiri merupakan penyakit yang mempengaruhi pembuluh darah yang memasok darah ke otak. Stroke ini terjadi apabila pembuluh darah ke otak baik di blokir oleh bekuan atau semburan. Ketika hal ini terjadi, bagian dari otak tidak lagi mendapatkan darah dan oksigen yang dibutuhkan, sehingga mulai mati. Otak manusia mengendalikan gerak tubuh dan juga pikiran, sehingga stroke tidak hanya menyakiti otak anda. Hal ini juga menyakitkan kemampuan otak untuk berpikir dan mengontrol fungsi tubuh. Stroke dapat mempengaruhi bahasa, memori dan visi serta menyebabkan kelumpuhan dan masalah kesehatan lainnya.

Oleh sebab itu, stroke sering kali dianggap penyakit yang dapat merusak kehidupan seseorang, karena untuk sembuh dari penyakit stroke membutuhkan waktu yang lama, dan dalam beberapa kasus stroke tidak sembuh secara total. Hipertensi memang dapat mengakibatkan datangnya stroke, hal ini karena hipertensi dapat merusak arteri sehingga mereka meledak atau menyumbat lebih mudah. Hipertensi dapat merusak arteri di seluruh tubuh, arteri ini akan melemah di otak yang membuat anda memiliki risiko lebih tinggi mengalami stroke. Semakin tinggi tekanan darah, maka semakin besar tekanan yang diderita oleh dinding pembuluh, apabila tekanan darah sangat tinggi, maka pembuluh darah bisa pecah terutama pada pembuluh darah yang berdinding kecil. Tekanan darah tinggi pada hipertensi bisa memicu pecahnya pembuluh darah ke otak.

Jika pembuluh darah otak sudah pecah itu akan mengganggu suplai oksigen dan nutrisi pada otak, sel otak akan mengalami penurunan fungsi kekurangan energi sehingga bisa mengakibatkan kematian sel saraf otak. Selain itu, darah yang keluar dari pembuluh darah bisa menekan jaringan disekitarnya dan merusaknya. Saat tekanan darah terlalu tinggi, pembuluh darah akan meregang sehingga darah dapat mengalir lancar, seringkali, peregangan itu menimbulkan luka parut dan melemahkan pembuluh darah di seluruh tubuh. Hipertensi juga bisa menyebabkan komplikasi penyakit lain seperti gagal ginjal, serangan jantung, gagal jantung, namun risiko paling tinggi adalah terkena penyakit stroke. Karena tekanan darah setiap saat mengalami naik turun secara tiba-tiba.

Tidak mudah memang mengetahui apakah seseorang memiliki tekanan darah yang normal atau tidak. Salah satu cara agar kita mengetahuinya adalah mengecek atau mengukur tekanan darah secara rutin dan teratur. Sepanjang hari memang tekanan darah akan mengalami naik turun, namun jika tekanan darah selalu tinggi dalam waktu atau periode yang alam, hal ini bisa mengakibatkan kerusakan pada jantung dan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Maka untuk itu, kita harus bisa menjaga tekanan darah agar tetap normal. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga agar tekanan darah tidak terlalu terlalu tinggi seperti penurunan berat badan, mengurangi asupan sodium dan melakukan aktivitas fisik secara teratur adalah salah satunya.

Jika stroke sudah terjadi maka ini merupakan masalah yang serius, dan harus segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Biasanya saat seseorang terkena stroke mereka akan melakukan beberapa terapi atau pengobatan sesuai dengan anjuran dokter. Selain melakukan pengobatan secara medis, kita juga bisa melakukan pengobatan stroke secara alami seperti menjaga pola hidup dan menjaga asupan makanan yang dikonsumsi agar terhindar dari penyakit pemicu stroke seperti hipertensi. Kita juga bisa mengkonsumsi obat alami stroke yang memiliki khasiat serta manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh, hal ini karena obat alami lebih baik dibandingkan dengan obat kimia yang mana dapat menimbulkan efek samping saat kita mengkonsumsinya.

Advertisements

Cara Mencegah Penyakit Stroke Berulang Dengan Alami

Cara Mencegah Penyakit Stroke Berulang Dengan Alami – Stroke adalah penyakit yang serius serta membutuhkan penanganan yang tepat dan cepat, sebab stroke merupakan kondisi dimana tubuh mengalami suatu masalah yang sifatnya kronis atau parah jika tidak ditangani dengan benar, maka dapat membuat kelumpuhan pada anggota tubuh. Penyakit stroke bisa menyerang siapa saja dan kapan saja, risikonya lebih besar pada orang yang mempunyai masalah atau penyakit seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol, dan diabetes. Seseorang yang memiliki riwayat penyakit tersebut atau memiliki riwayat stroke dari orang tuanya memiliki risiko besar terkena penyakit stroke. Penyakit stroke merupakan penyakit yang dapat disembuhkan walaupun memang membutuhkan waktu yang sangat lama dan membutuhkan kesabaran yang baik dalam proses penyembuhannya. Jika kita selamat atau sembuh dari penyakit stroke bukan berarti kita terbebas dari stroke berulang yang dapat kembali terjadi pada diri kita.

Saat kita merasa sudah sembuh dari stroke dan berpikir bahwa stroke hanya akan datang satu kali, ternyata ini dapat kembali atau kambuh lagi. Apabila seseorang pernah mengalami penyakit stroke sebelumnya, maka stroke akan berulang menyerang untuk yang kedua, ketiga kali atau kesekian kalinya. Hal ini tentu menjadi suatu kekhawatiran bagi kita, karena untuk sembuh dari stroke yang pertama saja sangat membutuhkan waktu atau proses yang begitu rumit dan bahkan kita seringkali putus asa untuk normal kembali. Hal yang paling menakutkan dari stroke berulang adalah bahwa stroke yang terjadi untuk kedua kalinya atau seterusnya akan lebih ganas dari stroke yang pertama terjadi. Dalam beberapa kasus banyak penderita stroke berulang yang kemudian meninggal setelah mendapat serangan stroke yang kedua. Stroke yang berulang seringkali lebih berat dibandingkan stroke yang terjadi sebelumnya karena bagian otak yang terganggu akibat serangan terdahulu belum pulih secara sempurna.

stroke berulang

Maka dari itu, sangat penting untuk kita untuk melakukan pencegahan terhadap stroke berulang. Hal ini dikarenakan penderita stroke yang telah mengalami serangan yang pertama masih memiliki kemungkinan mengalami serangan stroke yang kedua, ketiga dan seterusnya. Bila kita sembuh dari stroke yang pertama dan malah mengalami stroke yang kedua maka gangguan atau kerusakan yang kita alami akan menjadi lebih parah dengan risiko cacat atau kematian. Oleh karena itu, kita harus bisa mencegah datangnya stroke berulang, sebab stroke berulang memiliki risiko yang begitu mengerikan bagi kesehatan dan bisa mengancam nyawa. Jumlah penderita stroke saat ini semakin banyak, dan bahkan bukan hanya orang tua saja yang mengalami stroke, remaja atau anak-anak juga dapat terkena serangan stroke. Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor seperti jarang berolahraga, gaya hidup tidak sehat, dan stress yang cukup berat.

Penyakit stroke ini sebenarnya merupakan penyakit yang dapat dicegah. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya stroke berulang, yaitu dengan mengubah pola hidup, mengelola faktor-faktor risiko dari stroke, dan juga mengkonsumsi makanan sehat serta obat stroke. Mencegah terjadi stroke berulang merupakan hal yang wajib kita lakukan karena dengan mencegah kita dapat menyelamatkan hidup kita. Cara mencegah stroke berulang sebenarnya cukup sederhana dan dapat kita lakukan sendiri yaitu dengan memiliki gaya hidup sehat. Salah satu hal yang menarik mengenai gaya atau pola hidup sehat ini adalah meskipun sebagian besar orang sudah mengetahui bagaimana hidup sehat, namun ternyata hanya sedikit saja yang mau menerapkannya. Memang pola hidup sehat ini hanya mudah secara teori, tetapi penerapannya sangat sulit sekali. Ada beberapa pola hidup sehat yang harus kita lakukan antara lain :

– Diet makanan sehat, rendah kalori, rendah lemak dan rendah garam.
– Memperbanyak konsumsi buah dan sayuran. Disarankan untuk mengonsumsi sekitar kurang lebih 5 porsi buah dan sayuran setiap harinya.
– Aktivitas fisik atau rutin berolahraga secara teratur.
– Tidak merokok dan juga tidak minum minuman beralkohol.
– Sebisa mungkin kita harus menghindari stress yang begitu berat baik secara fisik atau secara mental dan emosi.

Pola hidup yang dijelakan diatas merupakan poin utama dalam pengelolaan dan pencegahan stroke berulang, tetapi hanya sedikit saja yang menyadari dan mau melakukannya. Jadi hal ini merupakan tugas anggota keluarga dan juga dokter untuk menyakinkan pada penderita pasca stroke agar dapat menjalani hidup sehat ini dengan baik walau dengan cara sedikit memaksa, hal ini juga demi menyelamatkan penderita dari serangan stroke yang kedua. Akan tetapi hal cara yang terbaik untuk mencegah stroke berulang adalah kesadaran dari diri penderita sendiri untuk melakukan pola hidup sehat. Semua orang pasti mengetahui bagiamana cara melakukan pola hidup yang sehat, maka dari itu penting bagi anggota keluarga untuk selalu mendampingi penderita saat melakukan pola hidup sehat.

Pencegahan dapat kita lakukan dengan sendiri atau bisa juga berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Sebagian besar orang seringkali melakukan pencegahan stroke berulang dengan cara memberi obat pengencer darah. Upaya pertolongan medis tersebut hanya bekerja menyelamatkan fungsi organ tubuh yang masih bisa diselamatkan, dan pertolongan medis tersebut sejatinya bukanlah untuk menyembuhkan penyakit secara sepenuhnya ataupun mampu mencegah stroke secara berulang, dan penting bagi kita jika memberikan obat secara sembarangan maka dapat membuat kondisi menjadi parah, karena seringkali kita menggunakan obat pengencer darah yang berbahan kimia yang dapat menimbulkan efek samping. Untuk itu, ada baiknya kita menggunakan obat alami stroke yang mana obat ini memiliki bahan atau berbahan dasar alami, sehingga tidak menimbulkan efek berbahaya pada kesehatan. Dengan demikian, kita dapat melakukan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi obat alami stroke yang aman.

Mengenal Penyakit Stroke Iskemik Gejala Dan Penyebabnya

Mengenal Penyakit Stroke Iskemik Gejala Dan Penyebabnya – Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Otak dapat berfungsi dengan baik jika pasokan oksigen dan nutrisi yang disediakan darah mengalir dengan baik. Jika pasokan darah terhambat, maka otak akan rusak, bahkan seseorang yang terkena stroke bisa meninggal. Penyakit stroke terbagi menjadi dua jenis yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik. Untuk kali ini kita akan membahas tentang jenis stroke iskemik gejala dan penyebab terjadi penyakit stroke jenis ini.

Stroke iskemik adalah stroke yang disebabkan karena adanya hambatan atau sumbatan pada pembuluh darah di otak tertentu sehingga daerah otak yang diperdarahi oleh pembuluh darah tersebut tidak mendapatkan pasokan energi dan oksigen, sehingga pada akhirnya jaringan sel-sel otak di daerah tersebut mati dan tidak berfungsi lagi. Penyumbatan yang terjadi pada stroke iskemik ini diakibatkan karena faktor pola hidup termasuk pola makan yang tidak sehat dan tidak baik. Sebagian besar stroke iskemik terjadi di hemisfer otak, meskipun terjadi di otak kecil atau batang otak. Beberapa stroke iskemik di hemisfer tampaknya bersifat ringan (sekitar 20 dari semua stroke iskemik).

stroke iskemik

Penyebab terjadinya stroke iskemik harus kita ketahui karena penyakit stroke sendiri termasuk sebagai jenis penyakit yang paling mematikan yang dapat menimbulkan kematian secara mendadak. Kita juga mungkin sering melihat bagaimana kondisi penderita stroke yang tidak dapat hidup secara normal karena gangguan sistem organ dan menjadi tergantung dengan penggunaan obat-obatan. Stroke iskemik ini merupakan stroke yang akan terjadi jika pembuluh darah yang memberikan pasokan darah ke otak menjadi tersumbat. sebanyak 90 persen stroke yang dialami oleh manusia adalah stroke dengan jenis iskemik. Stroke ini dipicu oleh penumpukan lemak yang ada di dinding pembuluh darah. Kolesterol juga menjadi pemicu munculnya serangan stroke ini. Tidak hanya kolesterol saja, namun lemak dan berbagai zat yang melekat di dinding pembuluh darah arteri jantung menjadi pemicu dari penyakit stroke iskemik.

Maka untuk itu, kita harus berhati-hati dengan penyakit stroke sebab jika sudah terkena penyakit maka sangat sulit untuk sembuh secara total kembali. Stroke mungkin lebih terkenal dapat menyerang para orang tua atau mereka yang berusia lanjut, namun saat ini tidak tertutup kemungkinan stroke dapat menyerang orang yang masih berusia muda, hal ini karena anak muda sekarang kebanyakan memiliki pola hidup dan pola makan yang tidak sehat dan seringkali memiliki kebiasaan yang dapat menimbulkan suatu penyakit. Berikut ini ada beberapa gejala awal serangan iskemik yang harus kita waspadai, antara lain :

– Nyeri kepala disertai penurunan kesadaran, bahkan bisa mengalami koma (perdarahan otak).
– Kelemahan atau kelumpuhan pada lengan, tungkai atau salah satu sisi tubuh.
– Mendadak seluruh badan lemas dan terkulai tanpa hilang kesadaran (drop attack) atau disertai hilang kesadaran sejenak (sinkop).
– Gangguan penglihatan (mata kabur) pada satu atau dua mata.
– Gangguan keseimbangan berupa vertigo dan sempoyongan (ataksia).
– Rasa baal pada wajah atau anggota badan satu sisi atau dua sisi.
– Kelemahan atau kelumpuhan wajah atau anggota badan satu sisi atau dua sisi.
– Kehilangan sebagian atau seluruh kemampuan bicara (afasia).
– Gangguan daya ingat atau memori baru (amnesia).
– Gangguan orientasi tempat, waktu dan orang.
– Gangguan menelan cairan atau makanan padat (disfagia).

Jika anda mengalami gejala-gejala seperti diatas maka ada baiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter dan berkonsultasi langsung. Sebab stroke kadang tidak memiliki gejala sama sekali dan baru diketahui setelah kondisinya parah. Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika sebagaian sel-sel otak mengalami kematian akibat gangguan aliran darah karena sumbatan atu pecahnya pembuluh darah di otak. Penyebab terjadi stroke iskemik ini bisa berasal dari penyakit kolesterol, serangan jantung, diabetes, atau bisa juga karena genetik, usia, jenis kelamin, ras serta bisa juga disebabkan karena obat-obatan yang sembarangan anda pakai.

Baca Juga : Obat Alami Stroke

Maka dari itu rawat dan jagalah kesehatan dengan baik sebab stroke merupakan penyakit yang dapat membuat anda mengalami kelumpuhan dan untuk sembuh seperti semula membutuhkan waktu yang sangat lama. Mulailah untuk melakukan gaya hidup dan pola makan yang sehat agar anda dapat terhindar dari risiko terkena penyakit stroke sejak dini.

Mengenal Jenis Stroke Dan Penyebabnya

Mengenal Jenis Stroke Dan Penyebabnya – Stroke merupakan penyakit yang sangat dikenal menakutkan bagi siapapun dan stroke juga adalah penyakit yang dapat membuat tubuh kita mengalami kelumpuhan. Kelumpuhan yang disebabkan oleh stroke terjadi akibat penanganan yang tidak tepat. Stroke adalah penyakit yang terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah di otak atau pecahnya pembuluh darah di otak. Sehingga akibat penyumbatan maupun pecahnya pembuluh darah tersebut, bagian otak tertentu berkurang bahkan terhenti suplai oksigennya sehingga menjadi rusak atau sel dalam tubuh mati. Akibatnya timbul berbagai macam gejala sesuai dengan daerah otak yang terlibat, seperti wajah lumpuh sebelah, bicara pelo (cadel), lumpuh anggota gerak, bahkan koma atau juga bisa mengakibatkan kematian. Tentu hal ini sangat mengkhawatirkan mengingat stroke kita mulai menyerang anak muda, walaupun memang stroke terkenal sering menyerang mereka berusia lanjut namun kali ini stroke juga dapat menyerang anak muda.

Stroke yang terjadi pada anak muda disebabkan karena gaya hidup yang tidak baik dan pola makan yang sembarangan sehingga sangat mudah tubuh mengalami masalah baik itu ringan maupun berat. Stroke ini dapat menghilangkan fungsi otak kita, ini dikarenakan terhentinya aliran darah ke area otak kita. Jika aliran darah berhenti selama lebih dari beberapa detik, sel-sel jaringan otak yang tidak mendapatkan nutrisi dan oksigen dapat mati dan menyebabkan kerusakan fungsi otak secara permanen. Maka dari itu penting untuk kita mengetahui tentang penyakit stroke ini, agar kita lebih mudah dalam melakukan pencegahan sebab stroke ini dapat merusak sistem saraf manusia.

jenis stroke

Banyak orang mengerti apa itu serangan stroke, namun yang tidak banyak orang pahami adalah bahwa stroke ini memiliki banyak jenisnya. Masing-masing jenis stroke bisa memiliki penyebab yang berbeda maupun dampak bagi tubuh yang berbeda-beda. Untuk itu, penting bagi kita untuk mengenal dan mengetahui jenis stroke dengan baik. Namun, sebagian orang menganggap bahwa semua penyakit stroke itu sama padahal jenis penyakit stroke berbeda. Berikut ini adalah jenis penyakit stroke yang wajib diketahui :

1. Stroke Iskemik

Stroke iskemik ini merupakan stroke yang akan terjadi jika pembuluh darah yang memberikan pasokan darah ke otak menjadi tersumbat. Sebanyak 90 persen stroke yang dialami oleh manusia adalah stroke dengan jenis iskemik. Stroke ini dipicu oleh penumpukan lemak yang ada di dinding pembuluh darah. Kolesterol juga menjadi pemicu munculnya serangan stroke ini. Tidak hanya kolesterol saja, namun lemak dan berbagai zat yang melekat di dinding pembuluh darah arteri jantung menjadi pemicu dari penyakit stroke iskemik.

Semua zat yang lengket dan melekat pada pembuluh darah disebut dengan plak. Plak itu akan semakin menumpuk dan melekat di pembuluh darah. Penumpukan plak yang ada di pembuluh darah itu tidak akan menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah arteri jantung. Aliran darah dan juga oksigen pun akan menjadi tersumbat karena pembuluh darah juga mengalami penyumbatan. Plak juga bisa menyebabkan darah mengalami pembekuan. Stroke iskemik ini dibedakan menjadi dua macam yaitu sebagai berikut ini :

Stroke trombotik. Penyumbatan pembuluh darah pada stroke trombotik disebabkan oleh adanya penggumpalan darah di pembuluh arteri yang semakin mengalami penyempitan akibat adanya penggumpalan darah tersebut.

Stroke embolik. Stroke embolik merupakan stroke yang disebabkan dengan adanya trombus atau penggumpalan darah. Gelembung udara dan juga pecahan lemak juga bisa menjadi penyumbatan pembuluh darah yang ada di jantung, dada serta leher. Sistem ini bisa menjadikan kelainan jantung yang disebut dengan fibrilasi atrium sehingga mampu menciptakan kondisi darah yang menggumpal itu bisa dipompa dan diedarkan menuju ke otak sehingga penyumbatan berubah berada di dalam otak.

2. Stroke Hemoragik

Stroke yang kedua adalah stroke hemoragik yang ditandai dengan adanya pendarahan bagi penderita stroke. Stroke ini banyak disebabkan oleh pembuluh darah yang mengalami kebocoran akibatnya adalah suplai darah menuju ke jaringan yang ada di otak menjadi terhenti. Tidak hanya itu saja, darah yang mengalir dan membanjiri tubuh akan mematikan jaringan otak dan mengganggu sel otak. Berikut ini adalah dua jenis penyebab stroke hemoragik :

Intraserebral. Stroke ini adalah kondisi stroke dimana terjadi pendarahan intraserebral yang ada di dalam otak. Kebanyakan pendarahan ini diakibatkan oleh cedera otak. Ketika seseorang terjatuh dari sepeda motornya kemudian kepalanya terbentur orang itu memiliki resiko untuk terkena stroke akibat trauma otak yang dialaminya. Selain cedera otak yang menyebabkan stroke jenis ini adalah adanya kelainan di pembuluh darah. Stroke dengan jenis ini memiliki persentase sekitar 10 persen dari jenis stroke yang dialami oleh manusia yang ada di dunia. Sayangnya stroke ini menjadi penyumbang kematian terbesar yang diakibatkan oleh penyakit stroke.

Subarachnoid. Stroke ini merupakan stroke yang ditandai dengan pendarahan yang ada di ruang subarachnoid. Subarachnoid itu merupakan ruang yang ada diantara lapisan dalam lapisan tengah yang ada di jaringan selaput otak. Stroke ini merupakan kondisi medis yang darurat sehingga berakibat pada cacat permanen bahkan bisa mengakibatkan kematian. Stroke ini juga banyak dialami oleh wanita dibandingkan pada pria.

Baca Juga : Obat Alami Stroke

Apapun jenis stroke yang dialami seseorang, yang pasti kondisi tersebut harus segera ditangani sebaik mungkin. Dengan penanganan secepat mungkin, harapan kesembuhan dan pemulihan seorang pasien stroke akan lebih efektif. Maka dari itu, kita harus bisa menjaga kesehatan dengan baik, aturlah gaya hidup dan pola makan dengan baik. Berikan nutrisi yang cukup bagi tubuh, sebab tubuh manusia sangat membutuhkan nurtisi yang cukup, dengan mengkonsumsi makanan sehat yang berasal dari buah dan sayur saja sudah cukup untuk memenuhi nutrisi dalam tubuh. Stroke juga bisa menurunkan kualitas hidup penderita sebab penderita tidak akan bisa beraktivitas seperti sedia kala. Oleh sebab itu mencegah stroke lebih baik dibandingkan dengan mengobati, cara menghindarinya adalah dengan menghindari penyebab stroke.

Mengenal Penyakit Stroke Pada Anak Yang Jarang Diketahui

Mengenal Penyakit Stroke Pada Anak Yang Jarang Diketahui – Stroke merupakan penyakit yang menakutkan bagi orang yang berusia lanjut, terutama yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, kencing manis, ataupun penyakit jantung. Namun, ternyata penyakit yang selama ini kita kenal sering menyerang orang yang berusia lanjut bisa juga menyerang anak muda bahkan anak-anak sekalipun. Tentu hal ini menjadi suatu kekhawatiran bagi para orang tua jika memang benar anaknya mengalami penyakit stroke. Stroke sendiri adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Ketika pasokan darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak terputus, maka sel-sel otak akan mulai mati, oleh karena ini penyakit ini dapat membuat sebagian tubuh menjadi lumpuh.

Setiap usia anak yang memiliki stroke akan menentukan cara yang digunakan dokter dalam mengindentifikasi dan mengobatinya. Usia stroke pada anak dapat dikategorikan dalam tiga fase, yaitu fase prental atau fase bayi dalam kandungan, fase 28 hari atau fase baru lahir, dan fase hingga 18 tahun. Sedangkan jenis stroke yang dapat dialami anak adalah hemorrhagic stroke dan stroke iskemik. Hemorrhagic stroke merupakan stroke yang terjadi karena rusaknya pembuluh darah, sedangkan stroke iskemik merupakan stroke yang terjadi karena adanya penyumbatan akibat gumpalan darah. Stroke juga bisa diartikan sebagai berkurangnya asupan darah ke otak secara tiba-tiba, baik itu disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak ataupun karena sumbatan.

stroke anak

Banyak orang tua yang tidak menyadari dan tidak mengetahui bahwa anaknya memiliki penyakit stroke, hal ini tentu akan menyebabkan anak tidak mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat. Terlebih lagi pada bayi yang baru lahir tidak akan mampu memberikan keluhan atau tidak mampu mengkomunikasikan tentang beberapa gejala stroke yang ia alami. Gejala stroke yang dialami ole orang dewasa juga dapat dialami oleh anak-anak, meski ada beberapa gejala yang secara spesifik terjadi pada anak tergantung usia mereka saat mengalami stroke. Beberapa gejala yang dapat dialami oleh penderita stroke pada anak, seperti :

– Tiba-tiba lemas pada anggota gerak, dapat mengenai keempat anggota gerak ataupun hanya di satu sisi.
– Tiba-tiba sulit berjalan
– Sulit berbicara
– Mengalami gangguan menelan, atau
– Kejang jika pada bayi yang baru lahir.

Stroke pada anak memang sangat jarang terjadi, namun penting bagi para orang tua untuk mengetahui dan memahami tentang penyakit stroke pada anak. Jika terdapat beberapa gejala yang sering dikeluhkan oleh anak, maka ada baiknya para orang tua membawa anak mereka ke dokter dan berkonsultasi dengan dokter apakah anak anda mengalami stroke atau tidak. Gejala yang terjadi pada anak seringkali telat diketahui oleh orang tua karena masyarakat pada umumnya masih asing dengan stroke pada anak. Hal inilah yang membuat kita menjadi terlambat dalam melakukan penanganan pada penyakit stroke sehingga penanganan yang kita lakukan tidak optimal.

Baca Juga : Obat Stroke

Anak-anak yang mengalami stroke secara umum lebih mudah disembuhkan daripada stroke yang terjadi pada orang dewasa karena otak anak-anak masih dalam perkembangan. Namun, anak-anak dapat mengalami komplikasi permanen dari stroke seperti kejang, kelemahan, dan masalah penglihatan. Maka dari itu kita sebagai orang tua harus benar-benar merawat dan menjaga kesehatan anak dengan baik, dan terapkan gaya hidup sehat serta pola makan yang baik bagi tubuh anak anda. Karena faktor penyebab stroke bukan hanya usia saja, tapi pola hidup dan pola makan yang tidak baik juga dapat mengakibatkan terjadi stroke. Peran orang tua sangat dibutuhkan untuk menjaga dan merawat kesehatan anak jangan sampai penyakit stroke ini mempengaruhi tumbuh kembang anak.

Penyakit stroke ini dapat kita cegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Rutin berolahraga secara teratur dan makan makanan yang sehat dapat mengurangi resiko stroke pada anak. Anak-anak masih membutuhkan bimbingan dari para orang tua untuk menjaga kesehatan mereka, untuk itu ajari anak anda untuk selalu hidup sehat seperti rutin berolahraga dan hindari hal-hal yang dapat merusak kesehatan mereka. Ajari anak anda untuk selalu memperhatikan pola makan dengan baik dan jangan asal memilih makanan yang justru dapat merusak kesehatannya.

Rokok Dapat Mempengaruhi Tubuh Terkena Stroke

Rokok Dapat Mempengaruhi Tubuh Terkena Stroke – Rokok merupakan lintingan atau gulungan tembakau yang di gulung atau dibungkus dengan kertas, daun, atau kulit jagung, sebesar kelingking dengan panjang sekitar 8-10cm, biasanya dihisap seseorang setelah dibakar ujungnya. Rokok merupakan pabrik bahan kimia berbahaya. Hanya dengan membakar dan menghisap sebatang rokok saja, dapat diproduksi lebih dari 4000 jenis bahan kimia, 400 diantaranya beracun dan 40 diantaranya berakumulasi dalam tubuh dan dapat menyebabkan suatu masalah kesehatan seperti kanker. Rokok juga termasuk zat adiktif karena dapat menyebabkan adiksi atau ketagihan dan dependensi (ketergantungan) bagi orang yang menghisapnya. Dengan kata lain, rokok juga termasuk golongan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, Alkohol, dan Zat Adiktif).

Semua orang pastinya sudah tidak asing lagi dengan kata peringatan yang sering kita lihat di kantor atau di tempat mana saja, peringatan yang dimaksud adalah ” DILARANG MEROKOK “. Dua kata tersebut bisa dengan mudahnya dijumpai dimana saja. Namun, dua kata peringatan tersebut sering kita acuhkan dan mengabaikannya, hal ini bisa kita lihat orang-orang masih saja merokok ditempat yang mungkin ada tulisan peringatan tersebut, seolah tidak peduli dengan kesehatannya orang-orang terus saja merokok dan akan menyadarinya ketika tubuh mereka mulai merasakan sakit akibat rokok tersebut. Salah satu organ tubuh yang sering dirasakan perokok adalah sakit pada bagian paru-paru seperti sesak napas.

rokok picu stroke

Selain itu, hal yang dapat di timbulkan oleh rokok adalah penyakit yang mungkin tidak asing lagi bagi sebagian orang, rokok ternyata dapat menyebabkan penyakit stroke. Merokok merupakan salah satu faktor terbesar untuk stroke. Namun ketergantungan nikotin ditambah dengan kebiasaan merokok membuat kecanduan semakin kuat sehingga banyak perokok yang mengalami kesulitan yang luar biasa untuk berhenti, bahkan walaupun anda tahu betapa bahayanya kebiasaan merokok ini anda tetap saja merokok. Sejumlah bahan kimi yang berbeda diserap dalam tubuh melalui asap rokok, menyebabkan perubahan dalam pembuluh darah otak yang berbahaya untuk jangka panjang dan jangka pendek

Kecepatan aliran darah melalui pembuluh darah ke otak mengalami perubahan selama dan segera setelah merokok. Dengan merokok dalam jangka panjang dapat membuat pembuluh darah di otak menjadi lebih cenderung untuk mengalami penyumbatan dan peningkatan pembekuan darah setelah berulang kali terkena paparan kimia yang dihirup melalui rokok. Asap rokok juga menghasilkan variasi detak jantung dan fungsi jantung yang pada akhirnya dapat menyebabkan stroke. Merokok dapat berkontribusi pada risiko stroke serta serangan transient ischemic (TIA), yang merupakan stroke kecil yang dapat sembuh. Beberapa orang yang menderita stroke mengalami tanda-tanda peringatan TIA pada awalnya, sementara itu beberapa orang secara tiba-tiba mengalami stroke permanen yang parah tanpa ada tanda-tanda peringatan ataupun TIA sebelumnya. TIA selalu merupakan indikasi dari risiko stroke yang serius yang mungkin akan terjadi di kemudian hari.

Merokok memiliki dampak yang dramatis pada kejadian stroke sepanjang masa hidup perokok. Namun, studi penelitian juga telah menunjukkan bahwa risiko stroke pada perokok pasif juga meningkat. Ditetapkan bahwa semakin tinggi paparan asap pada perokok pasif, semakin tinggi kemungkinan stroke. Pasangan dari seseorang yang merokok, meskipun ia sendiri tidak merokok, namun sering terkena konsentrasi tinggi dari asap rokok selama bertahun-tahun, memiliki risiko stroke yang lebih tinggi daripada orang dengan kondisi kesehatan yang sama namun tidak terpapar asap rokok secara teratur. Maka dari itu, rokok memiliki kandungan yang berbahaya bagi tubuh baik itu dari kandungan rokok yang dihisap ataupun dari asap rokok tersebut.

Baca Juga : Obat Stroke

Penting bagi anda, stroke sendiri merupakan masalah kesehatan yang serius, walaupun stroke yang terjadi ringan namun resiko mengalami stroke yang lebih parah masih bisa terjadi, maka dari itu cobalah untuk berhenti merokok. Sebagian perokok mungkin tidak mengalami hal apapun dalam jangka pendek, akan tetapi jika kita lihat ketika seseorang mulai merokok dalam jangka panjang sering kali perokok mengeluh sakit dada, sesak napas, dan hal ini merupakan indikasi bahwa kesehatan tubuh perokok mulai mengalami masalah secara perlahan. Oleh karena itu, hal yang terbaik untuk kesehatan anda berhenti merokok sebelum masalah kesehatan yang serius muncul, dan tidak menunggu sampai masalah kesehatan itu muncul.

Makanan Yang Dapat Menyebabkan Penyakit Stroke

Makanan Yang Dapat Menyebabkan Penyakit Stroke – Penyakit stroke merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan mengkhawatirkan bagi penderitanya. Stroke terjadi akibat adanya pembuluh darah di otak yang dapat ditandai dengan reaksi pada bagian jaringan otak yang dapat diakibatkan karena pecahnya pembuluh darah, mengalami penyempitan pada syaraf bahkan mengalami penyumbatan darah yang ada di dalam otak. Maka penting sekali untuk mengetahui apa saja penyebab stroke karena bisa saja stroke juga dapat menyerang orang yang tidak memiliki riwayat stroke dari keluarganya atau juga orang yang sehat. Sebab setiap penyakit bisa menyerang tubuh kita ketika tubuh mengalami suatu masalah yang disebabkan karena kurangnya menjaga kesehatan dan juga tidak mengatur pola makan dengan baik. Bahkan saat ini banyak orang yang malas untuk berolahraga atau sulit bergerak, serta mereka juga sering kali mengkonsumsi makanan yang instan seperti makanan cepat saji, yang bahkan mereka sendiri tidak mengetahui efek atau bahaya terlalu sering makan makanan instan.

Sekarang ini banyak penderita stroke yang semakin meningkat, bahkan stroke yang biasanya dapat menyerang orang yang berusia lanjut kini juga bisa menyerang orang yang berusia muda. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga kesehatan dengan baik. Stroke ini merupakan penyakit yang banyak ditakuti oleh semua orang karena bisa mengalami kelumpuhan diseluruh tubuh bahkan bisa membawa kematian jika tidak segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Penderita stroke akan mudah sekali mengalami penggumpalan darah maka kondisi ini jangan dianggap sepele karena bisa menyebabkan aliran darah menjadi terhenti dan terhambat. Apabila seseorang penderita stroke sampai mengalami pecah pembuluh darah maka kematian bisa mengancamnya.

makanan picu stroke

Ada beberapa faktor pemicu yang dapat mengakibatkan penyakit stroke terjadi antara lain :

– Faktor usia.
– Jenis kelamin.
– Faktor Genetik.
– Faktor ras.
– Adanya kondisi tertentu seperti : hipertensi, sakit jantung dan diabetes.
– Akibat kelebihan berat badan atau obesitas.

Dan biasanya penderita stroke akan mengalami gejala seperti :

– Sering merasa pusing dan kebingungan.
– Pandangan menjadi kabur.
– Mengalami kehilangan keseimbangan.
– Sering merasa lemah.
– Akan merasakan mati rasa pada sisi tubuh.
– Sering mengalami kesemutan.
– Mengalami kelumpuhan bahkan kesulitan untuk berbicara.
– Kehilangan kesadaran.
– Kesulitan untuk menelan.

Itulah beberapa faktor penyebab dan gejala yang biasanya sering dirasakan oleh penderita penyakit stroke. Maka untuk itu kita harus tetap berhati-hati dalam menjaga kesehatan kita, sebab penyakit stroke juga dapat terjadi akibat gaya hidup yang tidak sehat seperti pola makan kita yang tidak baik. Ada beberapa pola makanan atau makanan yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit stroke. Penting bagi kita untuk mengetahui makanan apa saja yang dapat memicu stroke, karena bisa saja selama ini kita sering mengkonsumsinya, berikut ini makanan yang dapat menyebabkan stroke, antara lain :

– Daging merah atau daging sapi

Terlalu banyak mengkonsumsi daging sapi bisa menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah karena terdapat lemak yang cukup berlebihan di dalam daging sapi tersebut. Apabila aliran darah menjadi tidak lancar akibatnya yaitu aliran darah ke otakpun menjadi tidak lancar sehingga bisa menyebabkan penyakit stroke. Maka untuk itu, jangan terlalu sering mengkonsumsi daging sapi.

– Makanan yang berkaleng

Dengan semakin majunya zaman, saat ini banyak sekali makanan yang dapat kita dapatkan secara mudah dan praktis. Di indonesia sendiri saat ini banyak pengolahan makanan yang sangat praktis seperti makanan yang dibungkus atau dalam wadah kaleng, sehingga banyak orang lebih memilih makanan yang berkaleng sebab sangat praktis dan mudah karena sebagian besar orang saat ini hanya ingin mendapatkan sesuatu yang praktis atau tidak mau repot. Akan tetapi terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang berkaleng sangat tidak baik untk kesehatan, ini dikarenakan makanan yang berkaleng mengandung zat pengawet yang tinggi yang bisa menyebabkan penyakit seperti stroke.

– Junk Food

Pastinya sebagian besar orang sangat menyukai jenis makanan yang satu ini, namun sayangnya makanan ini justru tidak baik dan sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh sebab makanan ini mengandung lemak trans yang cukup tinggi, tinggi akan garam dan juga mengandung kolesterol serta bisa menyebabkan seseorang mengalami atau terkena penyakit stroke.

– Makan dengan garam berlebih

Seseorang yang terlalu banyak makan makanan yang mengandung garam secara berlebihan akan mudah mengalami penyakit stroke, hal ini disebabkan karena mengkonsumsi garam sekali berlebihan dapat membuat kerusakan pada pembuluh darah.

– Kudapan

Beragam kudapan, seperti muffin, donat, keripik, kerupuk dan camilan lain biasanya menjadi makanan yang wajib dikonsumsi saat menemani aktivitas anda. Padahal semua jenis kudapan itu mengandung lemak trans tinggi yang dapat meningkatkan risiko stroke. Lemak trans memiliki beberapa sifat jahat, seperti menyumbat saluran pembuluh darah dan meningkatkan konsentrasi lipid (lemak) pada tubuh. Lemak jenis ini juga dapat meningkatkan Kolesterol jahat dalam darah serta menurunkan Kolesterol baik.

Baca Juga : Obat Stroke

Beberapa makanan yang masuk ke dalam tubuh yang menyebabkan stroke seperti yang dijelaskan diatas harus dapat kita hindari dan mencegahnya terlalu sering masuk ke dalam tubuh, karena jika terus menerus mengkonsumsi makanan tersebut dapat membuat kesehatan kita menjadi terganggu. Inti dari penjelasan diatas adalah jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan yang berlemak, karena kebiasaan makan makanan yang berlemak mudah mengalami penyakit stroke. Akan ada penumpukan lemak di dalam tubuh, yang mana hal ini bisa menyebabkan naiknya kadar kolesterol di dalam tubuh anda. Kolesterol sendiri dapat memicu penyakit stroke. Jika kolesterol di dalam tubuh kita cukup tinggi maka lama-kelamaan terjadi pembentukan plak di dalam pembuluh darah kita sehingga terjadi penyumbatan pada pembuluh darah. Penyumbatan ini dapat menyebabkan aliran darah di dalam tubuh menjadi tidak lancar, apabila tidak bisa lagi diedarkan ke otak maka akibatnya anda akan terkena stroke.