Cara Mencegah Stroke Di Usia Muda Secara Alami

Cara Mencegah Stroke Di Usia Muda Secara Alami – Penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang bisa dikatakan paling berbahaya di dunia selain penyakit jantung. Salah satu faktor utama penyakit stroke ini adalah gaya hidup yang tidak sehat. Stroke sendiri merupakan suatu penyakit yang dapat mengakibatkan terganggunya sistem saraf di otak yang akan mempengaruhi seseorang sulit untuk berbicara dan menggerakkan beberapa anggota tubuhnya. Hal yang fatal dari penyakit stroke ini adalah dapat menimbulkan kematian pada penderitanya. Kehidupan saat ini memang membuat pola hidup seseorang menjadi berubah dan pola makan mereka pun menjadi tidak sehat, karena saat ini banyak sekali makanan yang tidak baik dan memiliki kandungan yang seharusnya tidak boleh di makan. Selain karena makanan, pola hidup saat ini juga membuat seseorang mengalami stress, serta rutinitas kerja yang padat, membuat seseorang menjadi mudah emosi dan sebagainya.

Selain itu, seseorang yang mengalami stroke di usia muda juga bisa disebabkan karena adanya penyakit seperti hipertensi, diabetes (gula darah tinggi) dan gangguan pada jantung. oleh sebab itu, sangatlah penting untuk memperhatikan angka tekanan darah (120/80), gula darah 100-140. Selain itu detak jantung dan irama jantung juga dapat menjadi pedoman awal untuk pemeriksaan dini. Penyakit stroke ini merupakan jenis penyakit yang disebabkan karena adanya penyumbatan aliran darah menuju otak. Namun pengertian penyakit stroke secara khusus adalah gangguan fungsi saraf yang terjadi secara mendadak akibata pasokan darah otak terganggu, kurangnya aliran darah dan oksigen menyebabkan serangkaian reaski biokimia yang dapat merusak atau mematikan sel-sel saraf di otak sehingga menyebabkan kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, maupun penurunan kesadaran.

stroke

Pada umumnya sebagian besar orang mengatakan bahwa penyakit stroke ini hanya diderita oleh orang-orang yang sudah berumur tua, namun perkataan orang itu tidak benar, karena pada kenyataannya stroke juga bisa menyerang mereka yang masih berumur muda. Hal ini karena penyebab stroke bisa terjadi akibat gaya hidup yang tidak baik. Jika saat muda kita sudah melakukan gaya hidup yang tidak baik tidak tertutup kemungkinan bahwa kita akan terserang stroke pada usia yang masih muda. Apabila saat muda kita sudah mengalami stroke tentunya ini akan menjadi suatu kerugian besar dalam hidup kita dan masa-masa muda kita. Penyebab terjadinya penyakit stroke saat muda adalah kebiasaan kita yang hidup tidak sehat seperti merokok atau minum-minuman beralkohol. Karena kebiasaan seperti ini dapat memicu terjadinya stroke pada tubuh kita.

Penyakit stroke ini tidak boleh dianggap sepele karena stroke bisa menyebabkan kualitas hidup penderitanya menjadi menurun. Stroke bisa menyebabkan penderitanya mengalami kecacatan, tidak hanya itu saja stroke juga bisa menyebabkan penderitanya mengalami kematian. Kematian ini bisa disebabkan oleh penderita stroke akut yang mengalami komplikasi. Memang orang yang telah lama menderita stroke bisa mengalami berbagai macam masalah komplikasi di dalam hidupnya misalnya saja dibarengi dengan penyakit jantung dan kelainan dibatang otak yang bisa menghentikan pernapasan penderitanya. Maka untuk mengatasi penyakit stroke di usia muda adalah dengan melakukan pencegahan. Sebab mencegah lebih baik daripada mengobati. Hal tersebut dikarenakan dengan mencegah kita bisa menghindari berbagai dampak buruk akibat penyakit stroke misalnya saja adalah kelumpuhan dan masalah berbahaya lainnya.

Pencegahan bisa kita lakukan dengan cara mengetahui apa penyebab penyakit stroke. Penyebab utama stroke di usia muda adalah berasal dari gaya hidup kita yang tidak baik, maka untuk itu hindari beberapa gaya hidup tidak baik tersebut, seperti :

  • Menghindari Rokok 

Asap rokok yang masuk ke dalam tubuh menjadi sumber penyakit karena asap itu bisa membuat penyempitan pembuluh darah, jika peembuluh darh menyempit maka asupan darah dan oksigen tidak bisa sampai ke otak. Rokok juga dapat menyebabkan pengerasan dinding pembuluh darah sehingga beresiko pembuluh darah mengalami pecah. Rokok juga menyebabkan banyak plak tertimbun di pembuluh darah sehingga pembuluh darah mengalami penyempita. Namun, hal ini tidak berlaku untuk perokok pasif.

  • Memiliki Berat Badan Ideal

Untuk mencegah stroke adalah menjaga berat badan menjadi ideal tidak terlalu kurus maupun tidak terlalu gemuk. Faktor penyebab stroke adalah obesitas dikarenakan obesitas bisa menyebabkan seseorang memiliki timbunan lemak di dinding pembuluh darah. Timbunan lemak itu bisa menyebabkan penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah.

  • Hindari Makanan Yang Digoreng

Orang Indonesia suka sekali dengan gorengan apalagi jika dimakan selagi panas. Pola makan yang seperti inilah yang bisa menyebabkan seseorang bisa terkena stroke. Hal itu dikarenakan semua makanan yang digoreng menggunakan minyak goreng atau minyak sawit mengandung lemak jenuh. Kandungan lemak jenuh adalah lemak jahat yang tidak bagus bagi kesehatan tubuh.

  • Rutinlah Berolahraga

Bukan suatu rahasia lagi jika olahraga bisa digunakan sebagai pencegahan berbagai macam penyakit dan digunakan sebagai pola hidup sehat. Olahraga seperti aerobik dipercaya mampu menghindarkan dari penyakit stroke. Melakukannya pun harus rutin selama 30 menit per harinya. Olahraga bisa digunakan untuk melancarkan aliran darah ke otak. Penyebab stroke adalah kurangnya aliran darah dan juga oksigen yang menuju ke otak. Dan dengan olahraga kita dapat mengurangi lemak jahat yang menempel di pembuluh darah, akibatnya adalah pembuluh darah sedikit demi sedikit terbebas dari lemak jahat. Akibatnya adalah pembuluh darah tidak akan mengalami penyempitan dan juga penyumbatan.

Baca Juga : Obat Stroke Berat Dan Ringan

Itulah beberapa cara mencegah penyakit stroke di usia muda dengan alami dan aman. Mencegah memang selalu lebih baik dibandingkan dengan mengobati, lakukanlah pencegahan sebelum terlambat. Tidak ada penyesalan yang datang di depan, penyesalan selalu datang belakangan. Kesehatan itu sangat mahal harganya, oleh sebab itu kita harus menjaga tubuh kita sebaik-baiknya. Salah satu cara menjaga tubuh dengan baik adalah menjalankan berbagai macam cara mencegah stroke dengan rutin dan teratur.

Komplikasi Penyakit Stroke Hemoragik dan Iskemik

komplikasi penyakit stroke

Penyakit stroke dapat menyerang siapa saja dan secara umum diakibatkan oleh tekanan darah yang terlalu tinggi sehingga pembuluh darah tegang dan menyempit. Kondisi tersebut mengakibatkan aliran darah le otak tidak lancar atau tersumbat. Tidak lancarnya atau tersumbatnya aliran darah ke otak menyebabkan dampak terhadap tubuh, bahkan bisa sampai pingsan. Terlebih jika penyumbatan pembuluh darah berlangsung lama, maka dapat membuat sel saraf otak rusak dan mengakibatkan kesulitan berbicara dan kelumpuhan.

Pasca serangan stroke tersebut juga dapat memberikan dampak yang buruk terhadap kesehatan lainnya, yaitu komplikasi yang dapat membahayakan jiwa penderitanya. Sebagian besar yang dapat terjadi adalah Pneumonia, detak jantung tidak beraturan, trombosis vena, kesulitan menelan, infeksi saluran kencing, pendarahan di saluran cerna depresi dan mudah jatuh sampai mengalami patah tulang.

Selain itu, penderita stroke juga tak jarang mengalami pembengkakan, kulit kaki tampak berwarna kemerahan, rasa sakit, kulit terasa sakit saat ditekan dan kulit kaki terasa hangat. Itu karena trombosis vena dalam atau biasa disebut dengan penggumpalan darah pada kaki. Kondisi ini bisa diobati sesuai anjuran dokter untuk mengurangi tekanan darah pada kaki. Baca juga → obat penyakit stroke

Komplikasi lain yang bisa saja terjadi adalah Hidrosefalus atau tingginya produksi cairan serebrospinal yang muncul dengan gejala muntah, mual, hilang keseimbangan dan sakit kepala karena terjadi gangguan saraf. Komplikasi lainnya yaitu kesulitan menelan (disfagia) yang juga diakibatkan oleh kerusakan pasca serangan stroke.

Bahaya Penyakit Stroke yang Perlu Anda Ketahui

bahaya penyakit stroke

Penyakit stroke merupakan kondisi dimana asupan darah ke otak terhenti. Bisa diakibatkan oleh sumbatan dan dapat memberikan dampak terhadap kesehatan, seperti kehilangan indra rasa, gangguan emosional, gangguan komunikasi, perubahan mental, kelumpuhan bahkan kematian. Stroke sangat berdampak pada kualitas hidup seseorang sehingga penting untuk mencegahnya sejak dini.

Kehilangan inda perasa
Bahaya penyakit stroke dapat menghilangkan kemampuan mersakan sentuhan, karena menyerang kemampuan sensoris. Penderita tidak dapat merasakan sentuhan pada bagian tubuhnya yang terkena stroke. Namun dampak ini bisa diobati dengan cara terapi sampai sembuh.

Gangguan emosional
Dampak dari bahaya stroke juga memberikan efek pada emosional. Penderita seringkali merasa mudah tersinggung sampai depresi. Oleh karena itu, kehadiran orang-orang terdekat sangatlah penting untuk mengendalikan gangguan emosional ini.

Gangguan komunikasi
Penyakit stroke juga berdampak pada sistem komunikasi, mulai dari berbicara dan mendengar. Ini diakibatkan oleh melemahnya otak dan kerusakan otak. Dalam fase ini penderita harus menjalani pengobatan terbaik untuk stroke agar kerusakan tidak semakin buruk.

Perubahan mental
Bahaya stroke juga sampai ke kesehatan mental. Penderita yang terkena serangan stroke dapat mengalami gangguan kesadaran, daya fikir dan konsentrasi. Biasanya untuk mengetahui dampak ini pasien melewati serangkaian tes untuk mengetahui seberapa parah perubahan mentalnya.

Kelumpuhan
Stroke dikenal dengan bahaya yang satu ini, yaitu kelumpuhan pada sebagian tubuh. Kondisi ini mengakibatkan penderita terlihat cacat, tidak bisa beraktivitas seperti biasanya karena sebagian tubuh tidak bisa digerakkan.

Itulah beberapa bahaya yang dapat memberikan dampak penyakit stroke pada kesehatan. Mudah-mudahan bisa mengingatkan Anda betapa pentingnya kesehatan, untuk itulah menjaga kesehatan dan mencegah penyakit lebih baik daripada mengobati. Semoga bermanfaat!

Harapan Hidup dan Kesembuhan Penyakit Stroke

Harapan Hidup dan Kesembuhan Penyakit Stroke – Pada stroke iskemik, harapan untuk hidup kurang lebih sekitar 80%, sedangkan pada stroke perdarahan harapan untuk hidup sekitar 50%. Di antara penderita stroke yang dapat diselmatkan separuhnya secara fungsional dapat pulih kembali dan separuhnya lagi akan hidup dengan kecacatan berupa kelumpuhan. Proses pemulihan penderita stroke memerlukan waktu yang lama.

Harapan Hidup dan Kesembuhan Penyakit Stroke

Pada bulan pertama setelah stroke, proses pemulihan berjalan sedikit cepat, tetapi setelah 3 sampai 6 bulan kemudian proses ini melambat dan setelah lebih dari 1 sampai 2 tahun akan menetap. Kita juga sering menjumpai ada penderita stroke yang dalam pemulihan ini dapat berbeda-beda pada setiap penderita.

Faktor lain yang mempengaruhi proses pemulihan ini antara lain ialah derajat dan percepatan pemulihan setelah stroke yang tergantung pada:

  • Luas dan lokasi kerusakan di otak
  • Tipe stroke (iskemik atau perdarahan)
  • Motivasi penderita untuk sembuh
  • Tidak cepat putus asa
  • Respon dan reaksi pengobatan stroke masing-masing individu terhadap obat yang diberikan

Stroke terjadi karena gangguan aliran darah yang mendadak pada bagian otak tertentu. jadi, terjadinya stroke bersifat mendadak tanpa peringatan terlebih dahulu. Gangguan aliran darah dapat berupa sumbatan pada pembuluh darah arteri yang memberi makanan berupa oksigen dan glukosa, sehingga terjadilah gangguan fungsi otak (kelumpuhan).

Harapan kesembuhan penyakit stroke dapat terjadi apabila pengobatan dilakukan dengan tepat. Tetapi pada umumnya, ada penderita stroke yang berhasil pulih sepenuhnya karena tindakan pengobatan memang dilakukan dengan tepat. Ada juga penderita stroke yang pulih tapi mengalami kelumpuhan dan pasien stroke juga ada yang tidak pulih sama sekali.

Tips Gaya Hidup Sehat untuk Penderita Stroke

Stroke tidak terjadi seketika, tanpa ada faktor penyebab yang memicu. Contohnya seperti hipertensi yang merupakan penyebab utama terjadinya penyakit stroke dengan perdarahan. Mskipun tidak mengidap hipetensi, apabila kurang melakukan olahraga teratur dan kurang melkukan aktivitas fisik maka akan mudah mengalami stroke tanpa perdarahan.

gaya hidup penderita stroke
Tentu saja upaya pencegahan yang harus dilakukan, dengan cara meminimalkan berbagai faktor risiko dari kedua jenis stroke tersebut. Antara lain kurang olahraga, kolesterol tinggi, darah tinggi dan stres. Semua terkait dengan gaya hidup seseorang.

Oleh karena itu, mencegah stroke dapat dilakukan dengan mengatur gaya hidup menjadi lebih sehat. Banyak sekali gaya hidup yang bisa dilakukan, tetapi diantaranya yang dapat diterapkan diterapkan sehari-hari yaitu:

  • Tidur yang cukup, 6-8 jam/hari
  • Mengurangi konsumsi makanan mengandung lemak tinggi
  • Memperbanyak makan sayuran dan buah-buahan
  • Olahraga teratur
  • Berhenti merokok
  • Berhenti konsumsi minuman mengandung alkohol
  • Menghindari stres

Baca juga:

Stroke adalah penyakit gangguan fungsional otak yang dapat mengakibatkan kematian. Gangguan saraf dan kelumpuhan dapat menghantui para penderita stroke, sehingga gaya hidup yang tepat harus dilakukan untuk mencegahnya. Itulah beberapa tips yang bisa kami hadirkan, semoga bermanfaat.

Diagnosis Penyakit Stroke Melalui Pemeriksaan Laboratorium

Diagnosis Penyakit Stroke Melalui Pemeriksaan Laboratorium

Seperti pemeriksaan penyakit lain, pasien penyakit stroke harus menjalani pemeriksaan darah. Hasil pemeriksaan darah ini akan memberikan informasi kepada dokter dan pasien mengenai faktor-faktor risiko yang sudah mendekam di tubuh pasien. Pemeriksaan dilakukan di labolatorium rumah sakit atau klinik.

Pemeriksaan Darah Lengkap
Dokter biasanya menuliskan pemeriksaan darah lengkap. Darah yang diperiksa antara lain sel darah merah, sel darah putih, leukosit, trombosit, dll. Jumal sel dihitung untuk mengetahui apakah pasien juga menderita anemia. Sedangkan leukosit untuk melihat sistem imun pasien. Bila kadar leukosit di atas normal, berarti ada penyakit infeksi yang sedang menyerang pasien.

Tes Darah Koagulasi
Tes darah ini terdiri dari tiga pemeriksaan, yaitu: prothrombin time, partial thromboplastin (PTT), interntional normalized ratio (INR), dan agregasi trombosit. Keempat tes ini gunanya untuk mengukur seberapa cepat darah pasien menggumpal. Ganguan penggumpalan bisa menyebabkan perdarahan atau pembekuan darah. Jika pasien sebelumnya sudah menerima obat pengencer darah seperti warfarin, INR digunakan untuk mengecek apakah obat itu diberikan dalam dosis yang benar. Begitu pun bila sebelumnya sudah diobati haperin, PTT bermanfaat untuk melihat dosis yang diberikan sudah benar atau tidak.

Tes Kimia Darah
Cek darah ini untuk melihat kandungan gula darah, kolesterol, asam urat, dll. Andai kata kadar gula darah atau kolesterol berlebih, bisa menjadi pertanda pasien sudah menderita diabetes atau jantung. Kedua penykait ini termasuk ke dalam salah satu pemicu stroke.

Khusus pemeriksaan glukosa darah, pasien diminta berpuasa 8 jam sebelum pemeriksaan. Tepat 8 jam, darah diteliti. Lalu pasien juga diminta makan. Dua jam stelah makan diperiksa kadar gulanya. Jika kadarnya berlebih pada saat puasa dan tak puasa, diduga pasien mengidap diabetes. Selain itu, pasien juga diperiksa serum darah, seperti kadar sodium, potasium, dan kalsium. Pemeriksaan darah dilakukan untuk mengecek kesehatan liver dan ginjal

Tes Lipid Darah
Tes ini dimanfaatkan untuk melihat kadar kolesterol. Yang diperiksa adalah kadar kolesterol baik (HDL), kolesterol jahat (LDL), trigliserida, dan total kolesterol. Kolesterol dipandang ikut berperan terhadap kasus penyakit jantung dan stroke.

Tes Darah Dalam Situasi Tertentu
Banyak kasus stroke yang tidak diketahui penyebabnya memerlukan pemeriksaan darah ini. Umpamanya stroke yang mengenai penderita berusia muda atau anak kecil. Tes-tes darah yang diperlukan misalnya homosistein darah, kultur darah, enzim kardiak, seperti troponin, kreatin kinase, antibodi antikardiolipin dan antifosfolipid, dan lupus koagulan. Pemeriksaan toksikologi, dan sifilis juga terkadang diperlukan.

Manfaat Air Putih untuk Penyakit Stroke

Air adalah sumber kehidupan, tanpa air manusia mana mungkin bisa hidup. Dengan ragam dan jenis air yang ada di seluruh dunia ini, salah satunya adalah air putih untuk kita minum setiap hari. Kaya akan manfaat serta membantu sistem metabolisme tubuh. Bukan sekedar itu saja, air putih yang kita konsumsi memberikan reaksi positif terhadap kesehatan tubuh. Diantaranya adalah mengeluarkan racun, melarutkan makanan, meningkatkan kesuburan, mencegah penyakit kanker dan menyehatkan jantung.

Air putih mencegah stroke

Dibalik besar manfaatnya bagi kesehatan manusia, air putih juga dapat mencegah banyak penyakit. Salah satunya adalah penyakit stroke. Dengan mengonsumsi air putih setiap hari sesuai kebutuhan, maka dapat mencegah timbulnya penyakit stroke. Air yang kita konsumsi memberikan khasiat mencegah penyumbatan darah pada pembuluh darah. Melancarkan peredaran darah sehingga membantu kinerja sel-sel otak dan yang lainnya.

Air putih yang kit aminum setiap hari dapat memperlancar sistem pernafasan, mencegah otot kaku, menghilangkan rasa nyeri serta membantu fikiran menjadi tetap tenang. Air putih mengandung magnesium, sulfat, hidrogen karbonat serta ion yang dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah. Bahkan menurut beberapa sumber mengatakan, konsumsi air hangat dapat melebarkan pembuluh darah yang tersumbat sehingga kembali lancar.

Setelah kita mengetahui ini, tentu saja menjadi informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan serta pilihan untuk tetap mengonsumsi air putih setiap hari. Stroke yang terkenal mematikan dapat dicegah dengan air putih. Bahkan lebih daripada itu, berbagai macam penyakit berbahaya pun dapat dicegah. Sudahkan Anda minum air putih sesuai kebutuhan tubuh Anda? Ataukah masih tidak teratur? perbaiki dari sekarang untuk tetap konsumsi air putih dengan teratur, agar dapat terbebas dari penyakit stroke.

Semoga bermanfaat…