Makanan Yang Dapat Menyebabkan Penyakit Stroke

Makanan Yang Dapat Menyebabkan Penyakit Stroke – Penyakit stroke merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan mengkhawatirkan bagi penderitanya. Stroke terjadi akibat adanya pembuluh darah di otak yang dapat ditandai dengan reaksi pada bagian jaringan otak yang dapat diakibatkan karena pecahnya pembuluh darah, mengalami penyempitan pada syaraf bahkan mengalami penyumbatan darah yang ada di dalam otak. Maka penting sekali untuk mengetahui apa saja penyebab stroke karena bisa saja stroke juga dapat menyerang orang yang tidak memiliki riwayat stroke dari keluarganya atau juga orang yang sehat. Sebab setiap penyakit bisa menyerang tubuh kita ketika tubuh mengalami suatu masalah yang disebabkan karena kurangnya menjaga kesehatan dan juga tidak mengatur pola makan dengan baik. Bahkan saat ini banyak orang yang malas untuk berolahraga atau sulit bergerak, serta mereka juga sering kali mengkonsumsi makanan yang instan seperti makanan cepat saji, yang bahkan mereka sendiri tidak mengetahui efek atau bahaya terlalu sering makan makanan instan.

Sekarang ini banyak penderita stroke yang semakin meningkat, bahkan stroke yang biasanya dapat menyerang orang yang berusia lanjut kini juga bisa menyerang orang yang berusia muda. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga kesehatan dengan baik. Stroke ini merupakan penyakit yang banyak ditakuti oleh semua orang karena bisa mengalami kelumpuhan diseluruh tubuh bahkan bisa membawa kematian jika tidak segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Penderita stroke akan mudah sekali mengalami penggumpalan darah maka kondisi ini jangan dianggap sepele karena bisa menyebabkan aliran darah menjadi terhenti dan terhambat. Apabila seseorang penderita stroke sampai mengalami pecah pembuluh darah maka kematian bisa mengancamnya.

makanan picu stroke

Ada beberapa faktor pemicu yang dapat mengakibatkan penyakit stroke terjadi antara lain :

– Faktor usia.
– Jenis kelamin.
– Faktor Genetik.
– Faktor ras.
– Adanya kondisi tertentu seperti : hipertensi, sakit jantung dan diabetes.
– Akibat kelebihan berat badan atau obesitas.

Dan biasanya penderita stroke akan mengalami gejala seperti :

– Sering merasa pusing dan kebingungan.
– Pandangan menjadi kabur.
– Mengalami kehilangan keseimbangan.
– Sering merasa lemah.
– Akan merasakan mati rasa pada sisi tubuh.
– Sering mengalami kesemutan.
– Mengalami kelumpuhan bahkan kesulitan untuk berbicara.
– Kehilangan kesadaran.
– Kesulitan untuk menelan.

Itulah beberapa faktor penyebab dan gejala yang biasanya sering dirasakan oleh penderita penyakit stroke. Maka untuk itu kita harus tetap berhati-hati dalam menjaga kesehatan kita, sebab penyakit stroke juga dapat terjadi akibat gaya hidup yang tidak sehat seperti pola makan kita yang tidak baik. Ada beberapa pola makanan atau makanan yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit stroke. Penting bagi kita untuk mengetahui makanan apa saja yang dapat memicu stroke, karena bisa saja selama ini kita sering mengkonsumsinya, berikut ini makanan yang dapat menyebabkan stroke, antara lain :

– Daging merah atau daging sapi

Terlalu banyak mengkonsumsi daging sapi bisa menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah karena terdapat lemak yang cukup berlebihan di dalam daging sapi tersebut. Apabila aliran darah menjadi tidak lancar akibatnya yaitu aliran darah ke otakpun menjadi tidak lancar sehingga bisa menyebabkan penyakit stroke. Maka untuk itu, jangan terlalu sering mengkonsumsi daging sapi.

– Makanan yang berkaleng

Dengan semakin majunya zaman, saat ini banyak sekali makanan yang dapat kita dapatkan secara mudah dan praktis. Di indonesia sendiri saat ini banyak pengolahan makanan yang sangat praktis seperti makanan yang dibungkus atau dalam wadah kaleng, sehingga banyak orang lebih memilih makanan yang berkaleng sebab sangat praktis dan mudah karena sebagian besar orang saat ini hanya ingin mendapatkan sesuatu yang praktis atau tidak mau repot. Akan tetapi terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang berkaleng sangat tidak baik untk kesehatan, ini dikarenakan makanan yang berkaleng mengandung zat pengawet yang tinggi yang bisa menyebabkan penyakit seperti stroke.

– Junk Food

Pastinya sebagian besar orang sangat menyukai jenis makanan yang satu ini, namun sayangnya makanan ini justru tidak baik dan sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh sebab makanan ini mengandung lemak trans yang cukup tinggi, tinggi akan garam dan juga mengandung kolesterol serta bisa menyebabkan seseorang mengalami atau terkena penyakit stroke.

– Makan dengan garam berlebih

Seseorang yang terlalu banyak makan makanan yang mengandung garam secara berlebihan akan mudah mengalami penyakit stroke, hal ini disebabkan karena mengkonsumsi garam sekali berlebihan dapat membuat kerusakan pada pembuluh darah.

– Kudapan

Beragam kudapan, seperti muffin, donat, keripik, kerupuk dan camilan lain biasanya menjadi makanan yang wajib dikonsumsi saat menemani aktivitas anda. Padahal semua jenis kudapan itu mengandung lemak trans tinggi yang dapat meningkatkan risiko stroke. Lemak trans memiliki beberapa sifat jahat, seperti menyumbat saluran pembuluh darah dan meningkatkan konsentrasi lipid (lemak) pada tubuh. Lemak jenis ini juga dapat meningkatkan Kolesterol jahat dalam darah serta menurunkan Kolesterol baik.

Baca Juga : Obat Stroke

Beberapa makanan yang masuk ke dalam tubuh yang menyebabkan stroke seperti yang dijelaskan diatas harus dapat kita hindari dan mencegahnya terlalu sering masuk ke dalam tubuh, karena jika terus menerus mengkonsumsi makanan tersebut dapat membuat kesehatan kita menjadi terganggu. Inti dari penjelasan diatas adalah jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan yang berlemak, karena kebiasaan makan makanan yang berlemak mudah mengalami penyakit stroke. Akan ada penumpukan lemak di dalam tubuh, yang mana hal ini bisa menyebabkan naiknya kadar kolesterol di dalam tubuh anda. Kolesterol sendiri dapat memicu penyakit stroke. Jika kolesterol di dalam tubuh kita cukup tinggi maka lama-kelamaan terjadi pembentukan plak di dalam pembuluh darah kita sehingga terjadi penyumbatan pada pembuluh darah. Penyumbatan ini dapat menyebabkan aliran darah di dalam tubuh menjadi tidak lancar, apabila tidak bisa lagi diedarkan ke otak maka akibatnya anda akan terkena stroke.

Dampak Dan Efek Yang Terjadi Pasca Sembuh Dari Stroke

Dampak Dan Efek Yang Terjadi Pasca Sembuh Dari Stroke – Stroke dapat berdampak pada kehidupan dan kesejahteraan anda dalam berbagai aspek. Proses rehabilitasinya spesifik dan tergantung kepada gejala yang anda alami dan seberapa parah gejala tersebut. Pasca stroke, setelah kondisi darurat telah berlalu dan penderita sudah stabil, masih terdapat beberapa dampak yang mungkin muncul. Gejala jangka pendak sering dibarengi dengan konsekuensi gejala jangka panjang. Ketika mengalami gejala stroke seperti berkurangnya daya penglihatan, tubuh lemah, hilangnya tanggapan terhadap rangsangan, atau kebingungan, setelah keluar dari rumah sakit penderita masih mungkin mengalami cacat jangka panjang dengan gejala yang serupa. Kerusakan akibat stroke bisa meluas dan berlangsung lama. Sebelum pulih seperti sedia kala, penderita harus melakukan rehabilitasi dalam periode panjang. Namun sebagian besar dari mereka tidak akan pernah pulih sepenuhnya.

Ada beberapa dampak fisik yang terjadi akibat serangan stroke diantaranya adalah kelumpuhan pada salah satu bagian sisi tubuh dan terganggunya koordinasi serta keseimbangan tubuh. Beberapa orang juga akan mengalami kelelahan ekstrim di beberapa minggu pertama setelah stroke. Kelumpuhan pada bagian tubuh sebaiknya diperiksa oleh ahli fisioterapi yang nantinya akan menyusun rencana pengobatan. Fisioterapi biasanya akan dimulai setelah kondisi kesehatan penderita stroke sudah stabil. Setelah itu penderit akan menjalani sesi singkat yang berlangsung beberapa menit. Durasi sesi akan meningkatkan seiring pulihnya kendali dan kekuatan otot penderita stroke.

dampak stroke

Setelah orang terkena stroke, mereka bisa mengalami dampak psikologis berupa depresi atau gangguan kecemasan. Merasa marah, cemas, bingung, depresi dan frustasi merupakan hal yang wajar pasca stroke. Dalam hal ini biasa psikolog dapat memberikan nasihat dan motivasi agar stroke tidak terlalu berdampak pada kehidupan penderita, seperti kehidupan keluarga atau kehidupan seksualnya. Salah satu terpai psikologis setelah stroke adalah terapi tingkah laku kognitif. Terapi ini bertujuan membantu penderita berpikir positif. Elain terapi dari psikolog, dukungan dari keluarga dan orang terdekat juga sangat penting untuk mengembalikan jiwa si penderita stroke seperti sedia kala. Ada beberapa dampak yang dapat terjadi pada penderita pasca sembuh dari stroke, antara lain :

– Masalah pada kemampuan berkomunikasi

Masalah dalam berbicara, memahami, membaca, dan menulis banyak dialami orang-orang setelah terserang penyakit stroke. Hal ini disebut sebagai afasia atau disfasia. Afasia terjadi akibat rusaknya bagian otak yang mengatur kemampuan bicara atau rusaknya otot-otot yang mendukung kemampuan tersebut. Untuk memulihkan kemampuan komunikasi, penderita stroke akan ditangani oleh ahli terapi terkait.

– Masalah pada daya penglihatan

Kadang-kadang beberapa orang setelah terserang stroke akan mengalami gangguan pada penglihatannya, seperti buta pada salah satu mata. Hal ini disebabkan oleh rusaknya bagian otak yang menerima, dan menerjemahkan informasi yang dikirim oleh mata.

– Kehidupan seks pascastroke

Meski beberapa bagian tubuh orang yang pernah terserang stroke mengalami kelumpuhan, namun mereka masih bisa menikmati saat-saat intim bersama pasangan mereka. Mereka dapat mencoba sejumlah posisi yang sesuai dengan keadaan mereka. Berhubungan intim tidak membuat penderita lebih berisiko terkena stroke lagi jadi penderita tidak dilarang untuk berhubungan intim.

– Suasana hati yang berubah-ubah (perubahan perilaku)

Kepribadian orang yang pernah terserang stroke kerap mengalami perubahan dan kadang-kadang perilakunya bisa tidak rasional. Contohnya mereka bisa menjadi pemarah dan pembenci. Hal tersebut disebabkan oleh dampak psikologis dan kognitif. Meski menjengkelkan, cobalah untuk tidak diambil hati. Ingat bahwa kepribadian asli mereka akan kembali setelah rehabilitasi mereka mengalami kemajuan.

Baca Juga : Obat Stroke

Dampak yang terjadi pada penderita pasca mengalami stroke memang sangat merepotkan dan mengkhawatirkan, namun salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk orang yang terkena stroke adalah dengan memberikan semangat dan motivasi karena dukungan dari orang terdekat merupakan obat paling baik bagi penderita stroke. Sehingga penderita bisa menjalani hidupnya dengan normal walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama. Berusahalah untuk menyemangati dan memuji sekecil apa pun kemajuan karena dengan begitu, penderita akan terus termotivasi untuk mencapai target jangka panjang mereka.

Gaya Hidup Yang Dapat Meningkatkan Risiko Stroke

Gaya Hidup Yang Dapat Meningkatkan Risiko Stroke – Stroke merupakan salah satu penyakit yang berbahaya serta membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat karena apabila kita sudah terkena penyakit yang satu ini maka akan sangat sulit untuk sembuhnya sebab stroke membutuhkan waktu yang lama untuk bisa sembuh kembali walaupun tidak sepenuhnya kembali normal. Stroke sendiri merupakan serangan otak yang timbulnya mendadak akibat tersumbat atau pecahnya pembuluh darah otak. Dengan kata lain penyakit stroke ini merupakan penyakit pembuluh darah otak yang ditandai dengan kematian jaringan penyumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah menuju otak sehingga pasokan darah dan oksigen ke otak berkurang dan dapat menimbulkan serangkaian reaksi biokimia yang akan merusak atau mematikan sel-sel saraf otak. Maka untuk stroke ini dapat membuat anggota tubuh kita mengalami kerusakan bahkan lumpuh.

Seseorang yang mengalami stroke sangat jarang sekali sembuh dan normal seperti semula, biasanya kebanyakan dari mereka yang mengalami kelumpuhan pada beberapa bagian tubuhnya. Penyakit stroke tidak hanya menyerang orang yang sudah tua saja tetapi juga bisa menyerang orang yang berusia masih muda, walaupun sangat jarang terjadi. Selain faktor usia, penyebab lainnya dari penyakit stroke ini juga bisa karena kebiasaan atau gaya hidup yang tidak sehat. Bukan hal yang aneh lagi jika seseorang saat ini sering mengalami suatu masalah kesehatan baik itu ringan maupun berat, hal ini dikarenakan banyaknya aktivitas atau gaya hidup yang tidak baik, dan hal ini sering kali diabaikan oleh sebagian orang, jika sudah terjadi baru mereka sadar bahwa selama ini gaya hidup mereka salah.

gaya hidup

Ada beberapa gaya hidup yang dapat meningkatkan risiko penyakit stroke, antara lain :

– Sering mengkonsumsi makanan berlemak

Kebiasaan yang satu ini juga sangat berisiko tinggi menyebabkan penyakit stroke. Mengkonsumsi makanan yang berlemak setiap hari dalam jumlah yang berlebihan akan membuat kondisi tubuh menjadi memburuk. Akan ada penumpukan lemak di dalam tubuh, yang mana hal ini bisa menyebabkan naiknya kadara kolesterol di dalam tubuh anda. Seperti yang dijelaskan diatas penyebab stroke juga dapat terjadi akibat faktor medis seperti adanya kolesterol. Jika kolesterol di dalam tubuh kita cukup tinggi maka lama-kelamaan terjadi pembentukan plak di dalam pembuluh darah kita sehingga terjadi penyumbatan pada pembuluh darah. Penyumbatan ini dapat menyebabkan aliran darah di dalam tubuh menjadi tidak lancar, apabila tidak bisa lagi diedarkan ke otak maka akibatnya anda akan terkena stroke.

– Terlalu banyak beban pikiran (stres)

Gaya hidup yang terlalu keras atau terlalu banyak beban pikiran akibat tuntutan kerja akan membuat seseorang mengalami stress. Selama stres masih bisa dikendalikan maka itu bisa dikatakan tidaklah berbahaya. Namun apabila kondisi stres yang Anda alami sudah berat dan tidak bisa dikendalikan maka dampaknya sangat buruk untuk kesehatan tubuh Anda. Bukan saja hanya memicu terjadinya depresi tetapi juga bisa berpotensi menyebabkan penyakit stroke. Ketika seseorang didalam kondisi stres berat maka organ-organ yang ada didalam tubuhnya sering kali tidak bisa bekerja secara optimal. Selain bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi, stres juga mempengaruhi perubahan hormon pada otak. Hal ini menyebabkan darah didalam otak tidak bisa mengalir dengan baik sehingga bisa menyebabkan kerusakan pada otak.

– Kurang berolahraga

Kebiasaan malas bergerak adalah gaya hidup seseorang jaman sekarang, padahal dengan berolahraga cara yang sangat baik untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan fit. Gaya hidup seseorang yang malas bergerak dapat menimbulkan tumbuhnya banyak bibit penyakit didalam tubuh Anda. Salah satu penyakit yang akan mengintai orang-orang yang kurang berolahraga atau krang gerak adalah penyakit stroke. Maka dari itu apabila Anda ingin terhindar dari penyakit stroke maka luangkanlah waktu setidaknya 30 menit sehari untuk berolahraga. Dengan berolahraga secara rutin maka tubuh Anda akan menjadi sehat dan bugar sepanjang hari.

– Sering mengkonsumsi minuman beralkohol

Ketika minuman beralkohol masuk kedalam tubuh kita maka tubuh akan mengenalinya sebagai zat asing. Keberadaan zat asing ini yang kemudian menyebabkan volume darah menjadi sangat tinggi dan kebutuhan untuk mengalirkan darah mendapatkan tekanan besar. Kondisi ini membuat pasokan darah ke otak menjadi berkurang sehingga menyebabkan terjadinya penyakit stroke. Minuman beralkohol memiliki efek yang sangat tidak baik untuk tubuh kita. Namun sayangnya beberapa diantara kita kurang menyadari hal ini sehingga mereka tetap saja mengkonsumsinya meskipun sudah dilarang.

– Kurang tidur

Dan gaya hidup yang dapat memicu stroke berikutnya adalah kurang tidur. Tidur merupakan cara tubuh untuk beristirahat, apabila kita kurang tidur maka tubuh akan terasa lesu, lemas dan mudah lelah. Selain itu, kurang tidur juga sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh kita, proses metabolisme didalam tubuh kita akan menjadi kacau apabila kita kurang tidur. Kacau nya sistem metabolisme ini bisa mengakibatkan penyakit stroke. Namun, banyak orang yang memiliki kebiasaan atau gaya hidup yang membuat tidurnya hanya sebentar atau mereka sering melakukan begadang, padahal hal inilah yang membuat kesehatan tubuh menjadi tidak stabil, aliran darah menjadi terganggu.

Baca Juga : Obat Stroke

Itulah beberapa kebiasaan atau gaya hidup yang dapat memicu terjadi stroke, maka untuk itu hindarilah gaya hidup tidak sehat tersebut. Jangan mengkonsumsi makanan bergaram secara berlebih karena dapat memicu tekanan darah anda menjadi naik, dan jika tekanan darah sudah naik maka berisiko terkena stroke. Hindari beberapa hal yang dapat membuat kesehatan tubuh menjadi tidak stabil walaupun itu hal sepele namun jika terus dibiasakan akan menimbulkan suatu masalah yang cukup merepotkan. Stroke bisa kita hindari dengan gaya hidup sehat dan pola makan yang sehat. Mulailah gaya hidup sehat sejak dini agar penyakit stroke dan penyakit lainnya dapat kita hindari serta tubuh pun tetap sehat dan fit.

 

Tidur Lebih Dari 8 Jam Semalam Bisa Memicu Stroke

Tidur Lebih Dari 8 Jam Semalam Bisa Memicu Stroke – Tidur merupakan kebutuhan yang wajib bagi semua orang, karena dengan tidur kita dapat mengistirahatkan tubuh yang bekerja seharian dan menghilangkan rasa capek, sehingga esok hari kita dapat mendapatkan tenaga untuk bekerja lagi. Tidur merupakan cara seseorang untuk menghilangkan segala rasa lelah saat beraktivitas setiap harinya. Karena jika seseorang kekurangan tidur maka dapat memicu berbagai risiko kesehatan. Kurang tidur dapat mengakibatkan kesehatan jadi bermasalah dan juga membuat tubuh menjadi mudah lelah dan lesu saat bekerja. Oleh karena itu sering kita lihat di kantor ataupun di sekolah, banyak orang yang tidur di meja kerja, di kelas, ataupun di manapun, hal ini dikarena mereka sangat mengantuk dan membutuhkan tidur yang cukup untuk melakukan aktivitas. Apalagi jika kita seorang pelajar, tentunya jika kita kekurangan tidur akan berdampak pada prestasi kita disekolah.

Maka untuk itu cukupilah tidur kita dengan baik karena dengan tidur yang cukup dapat membantu kita dalam belajar serta bekerja seharian. Namun, selain kurang tidur, tidur berlebihan juga ternyata jauh lebih berbahaya bagi kesehatan tubuh. 8 jam merupakan jangka waktu paling ideal bagi seseorang untuk tidur. Beristirahat kurang atau lebih dari delapan jam ternyata dapat menimbulkan masalah pada kesehatan. Ada beberapa penelitian mengatakan bahwa orang yang tidur selama tujuh hingga delapan jam dapat terhindar dari masalah penyakit sedangkan orang yang tidur lebih dari 8 jam berisiko meningkatkan penyakit stroke. Penyakit stroke sendiri merupakan masalah kesehatan yang sangat berbahaya dan pasti semua orang juga mengetahui bahwa penyakit stroke dapat melumpuhkan bagian tubuh seseorang.

tidur

Stroke merupakan penyakit yang terjadi karena adannya pendarahan pada otak. Hal ini menyebabkan penyumbatan aliran darah ke otak. Penyakit ini merupakan penyakit mematikan ketiga setelah kanker dan penyakit jantung. Stroke adalah kondisi kesehatan yang serius dan sangat membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Orang dewasa yang tidur lebih dari 8 jam semalam 46% mungkin untuk menderita stroke daripada mereka yang tidur hanya 6-8 jam, bahkan risiko akan 4x lebih besar ketika anda tidur kurang dari 6 jam semalam. Hal ini telah dibuktikan dari sebuah penelitan di University of Cambridge. Para peneliti menganalisis pola tidur dari hampir 10.000 orang berusia 42 hingga 81 tahun di Inggris dan mereka menyimpulkan bahwa dalam kurun waktu hampir 10 tahun, sebanyak 346 orang dilaporkan mengalami stroke.

Tidur lebih dari 8 jam bisa jadi tanda ada sesuatu yang salah dengan kesehatan anda. perubahan arus aliran darah dalam otak dapat menjelaskan pergeseran kebiasaan tidur anda dan peningkatan risiko stroke. Namun, faktor tidur lebih dari 8 jam ini berbeda-beda, tidur selama lebih dari 8 jam tidak selalu berisiko stroke meningkat terutama untuk orang-orang muda yang sehat. Oleh karena itu anda tidak perlu khawatir, akan tetapi anda dianjurkan untuk tetap mengontrol kesehatan anda jika kebiasaan tidur lebih dari 8 jam semalam ini sering dilakukan. Selain stroke, tidur lama juga berhubungan dengan tekanan darah dan kolesterol terutama untuk orang dewasa yang lebih tua. Maka untuk itu cukupi lah tidur anda dengan baik jangan sampai anda kekurangan tidur dan kelebihan tidur. Tidur 6-7 jam semalam sudah cukup untuk mengurangi risiko penyakit stroke, dan jika kekurang tidur malah akan berdampak pada masalah lain seperti anemia.

Selain kebiasaan saat tidur, peneliti juga mendapati orang yang berolahraga tiga hingga enam kali dalam sepekan dapat terhindar dari bahaya stroke. Maka, rutinlah untuk berolahraga agar kesehatan anda tetap stabil dan terhindar dari masalah kesehatan yang serius seperti penyakit stroke. Hal yang terpenting untuk menjaga kesehatan adalah gaya hidup anda, jangan membiasakan diri anda untuk bergaya hidup yang tidak baik, karena jika masalah sudah menyerang tubuh anda maka agar berdampak buruk bagi kesehatan anda hingga tua nanti. Rawatlah kesehatan anda dengan baik, terapkan gaya hidup sehat sejak dini.

Kenali Gejala Stroke Ringan Sejak Dini

Kenali Gejala Stroke Ringan Sejak Dini – Penyakit Stroke merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan gangguan pada sistem kerja otak yang penyebabnya adalah karena aliran darah menuju ke otak mengalami masalah. Penyebab terjadinya stroke dapat diakibatkan karena dua hal, yaitu karena pembuluh darah yang mengalami sumbatan, dan penyebab lainnya karena pembuluh darah yang pecah. Stroke memang sangat identik dengan seseorang yang berusia lanjut, namun stroke juga dapat dialami oleh orang yang berusia muda. Penyakit ini harus segera ditangani dengan tindakan yang paling tepat dan cepat, agar tidak berbahaya dan makin parah. Penyakit stroke ini dibagi menjadi dua jenis yaitu stroke ringan dan stroke berat. Stroke dapat mengakibatkan seseorang yang menderitanya menjadi tidak bisa bergerak dan bicara saja terkadang sulit.

Penyakit stroke ini memang bukanlah penyakit yang asing lagi bagi setiap orang, dan pasti semua orang juga sudah mengetahuinya bahwa stroke ini merupakan penyakit yang sudah dianggap sebagai penyakit yang kronis dan dapat dengan cepat melumpuhkan tubuh seseorang yang mengalaminya. Oleh sebab itu banyak orang sangat khawatir dengan penyakit ini, karena jika sudah mengalami penyakit stroke tentu kesehatan kita pun menjadi tidak stabil. Stroke ini dapat membuat kesehatan menjadi terganggu terutama pada kesehatan otak, jika stroke sudah dalam tahap yang parah maka dapat membuat kerusakan pada otak. Dalam beberapa studi mengatakan bahwa stroke ini adalah salah satu penyebab kematian yang berada di posisi ke tiga dalam dunia kesehatan. Hal ini dikarenakan stroke tidak hanya menyerang orang yang lanjut usia, namun stroke juga dapat menyerang siapa saja.

stroke ringan

Di usia yang masih muda tentu kita ingin sekali menikmati kehidupan yang baik dan tidak mengalami kesehatan yang dapat membuat masa muda kita menjadi tidak indah. Oleh karena itu biasakan untuk hidup dengan gaya hidup yang baik karena penyakit dapat menyerang kita saat gaya hidup kita tidak sehat. Stroke di usia muda menandakan bahwa gaya hidup kita sudah tidak baik lagi, dan jika hal itu terjadi maka masa muda kita pun akan menjadi tidak menyenangkan, karena stroke dapat melumpuhkan sebagian tubuh kita atau bahkan dapat seluruh tubuh. Maka dari itu kita harus benar-benar menjaga kesehatan kita sejak dini agar penyakit stroke dapat kita cegah dan masa muda kita terselamatkan. Stroke memiliki 2 jenis yaitu stroke berat dan stroke ringan , untuk stroke berat mungkin sebagian orang sudah mengetahuinya bahwa dalam tahap ini stroke sudah dalam keadaan kronis atau parah. Dan untuk stroke ringan, stroke ini masih dalam tahap yang belum parah, hal ini karena stroke ringan dapat kita cegah. Maka untuk itu ada beberapa gejala stroke ringan yang harus anda waspadai, seperti :

– Migren.
– Kejang.
– Multiple sclerosis.
– Kecemasan.
– Kesulitan bicara.
– Lemas atau lumpuh pada satu sisi tubuh.
– Sakit kepala berat.
– Gangguan penglihatan.
– Kelemahan tangan atau kaki.
– Kehilangan sensorik.

Jika anda mengalami gejala seperti diatas maka bisa jadi anda mengalami stroke ringan, untuk itu segera periksakan diri anda ke dokter agar mendapatkan penanganan yang lebih baik. Karena jika terus dibiarkan dapat menimbulkan masalah yang lebih berbahaya dan bisa mengakibat penyakit stroke berat dimasa yang akan datang. Penyakit stroke berat sendiri dapat mengakibatkan rusaknya fungsi otak dan tubuh bisa mengalami kelumpuhan, hal inilah yang dapat membuat seseorang merasa khawatir. Penyakit stroke ringan merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa dicegah. Caranya adalah dengan menerapkan pola hidup yang sehat sebagai salah satu cara alami dan terbaik dalam membantu mencegah penyakit stroke. Dan jika Anda mempunyai tubuh yang sehat, maka Anda akan terhindar dari penyakit yang bisa memicu penyakit stroke.

Penyakit stroke ringan ini merupakan tanda atau ukuran seseorang agar menjaga kesehatan lebih baik lagi, karena stroke ringan masih dapat kita cegah, dengan tindakan pencegahan ini kita juga mengurangi resiko penyakit stroke secara umum. Misalnya saja jika penderita mengalami darah tinggi hingga memicu gejala stroke ringan, maka salah satu cara untuk melakukan pencegahannya adalah dengan menjaga tekanan darahnya agar tidak memicu stroke. Untuk itu mulailah merubah gaya hidup anda dengan baik agar masa muda anda dapat terselamat dari penyakit stroke yang lebih berbahaya lagi.

Mengenal Ciri Dan Gejala Penyakit Stroke Sejak Dini

Mengenal Ciri Dan Gejala Penyakit Stroke Sejak Dini – Stroke merupakan suatu masalah pada kesehatan yang tergolong berbahaya dan menakutkan bagi penderitanya, stroke ini terjadi karena adanya ketidaklancarakan pasokan darah ke bagian otak yang mengakibatkan otak tiba-tiba menjadi terganggu. Kurangnya aliran darah yang menuju ke otak dapat mengakibatkan suatu reaksi biokimia yang dapat mematikan sel-sel saraf otak. Hal tersebut dapat mengakibatkan hilangnya fungsi yang biasanya dikendalikan oleh jaringan itu sendiri. Kita pasti sudah mengetahu bahwa penyakit stroke ini merupakan penyakit kronis dan serius yang bisa menyebabkan komplikasi berbahaya bagi tubuh penderita.

Penyakit stroke ini sering diartikan sebagai gejala gangguan saraf akibat pembuluh darah yang tersumbat atau pecah. Secara sederhana bila aliran darah ke otak mengalami hambatan maka akan membuat terjadinya penyumbatan yang berpengaruh pada sistem kerja otak yang menjadi kurang berfungsi dengan baik. Secara medis gejala stroke terbagi menjadi dua bagian yakni iskemik dan hemoragik. Pengeritan stroke iskemik adalah serangan yang menimbulkan penyumbatan pada pembuluh darah sedangkan untuk stroke hemoragik adalah bila gejala stroke telah menimbulkan pecahnya pembuluh darah di otak hingga akhirnya mengalami pendarahan di otak. Kondisi pecahnya pembuluh darah bisa terlihat dengan diagnosa CT scan yang akan memastikan kondisi stroke secara akurat dan tepat.

gejala stroke

Maka dari itu penting bagi anda atau anggota keluarga anda untuk memahami dan mengetahui tentang gejala stroke ini dan resiko yang timbul akibat stroke. Mengenali ciri dan gejala stroke sejak dini memang perlu dilakukan untuk mengantisipasi resiko kemunculan serangan stroke yang berbahaya. Mengenali tanda-tanda stroke juga diperlukan untuk bisa memilih obat stroke yang tepat dan aman sesuai dengan kondisi stroke yang dialami karena dampak serangan stroke ada yag berupa gejala stroke ringan namun ada juga yang parah sehingga penderita mengalami kelumpuhan total. Apabila seseorang yang terserang stroek dapat terselamatkan, terkadang penderita tersebut dapat mengalami kelumpuhan, hilangnya kemampuan untuk berbicara, atau hilangnya sebagain ingatan (memori pada otak). Penyakit stroke ini dapat terjadi karena adanya cabang pembuluh darah yang terhambat oleh emboli, emboli sendiri dapat berupa udara atau kolesterol. Untuk itu, ada beberapa gejala yang bisa menjadi gejala awal adanya penyakit stroke pada diri anda, antara lain :

– Pandangan menjadi kabur

Stroke ini dapat membuat pandangan mata penderita menjadi kabur atau bahkan hilang. Gejala ini seringkali diabaikan oleh kebanyakan orang yang menderita penyakit stroke serta tidak menganggap hal tersebut sebagai indikasi bahwa dirinya mengalami stroke.

– Bahasa yang diucapkan sulit dimengerti

Gejala yang satu ini biasa disebut sebagai gangguan bahasa atau afasia disorder. Penderita stroke seringkali menggunakan bahasa yang sulit dipahami oleh pendengarnya atau menggunakan bahasa yang berbeda dari hari-hari sebelumnya.

– Sakit Kepala

Gejala yang berikutnya mungkin bukanlah suatu masalah yang asing bagi kesehatan, karena sakit kepala sering terjadi pada kesehatan kita. Namun, sakit kepala juga bisa mengakibatkan timbulnya stroke ringan. Sakit kepala yang secara tiba-tiba menyerang dan sangat menyakitkan. Untuk itu, jangan anggap sakit kepala tersebut hanyalah sakit kepala biasa, bisa jadi itu merupakan salah satu gejala awal stroke.

– Hilang keseimbangan

Ketika kita merasa pusing, mual, serta sulit berjalan, kebanyakan orang mungkin berpikir sedang dalam keadaan mabuk, namun pusing yang terjadi secara tiba-tiba itu sebenarnya adalah salah satu indikasi gejala stroke ringan.

Itulah beberapa gejala yang bisa dirasakan oleh penderita stroke, selain gejala diatas gejala lainnya seperti gangguan berhitung, gangguan menulis, gangguan membaca, kehilangan indera perasa, gangguan mengenal nama orang lain atau barang, dam gangguan pada memori otak juga merupakan gejala yang dapat dialami oleh penderita penyakit stroke. Gejala Stroke juga bisa mengakibatkan kelumpuhan total yang dialami penderitanya hingga membuat stress dan penanganan yang berlarut larut. Banyak juga kasus kematian yang dipicu dari serangan stroke yang tiba-tiba dan tentu sangat mengerikan. Inilah pentingnya pemahaman dan pengetahuan tentang penyakit stroke sejak dini. Gejala-gejala yang telah dijelaskan diatas bisa menjadi salah satu opsi untuk anda agar mengetahui gejala awal penyakit stroke.

Penyakit stroke baik dialami oleh orang tua maupun di usia muda di sebabkan oleh faktor yang hampir sama yaitu tidak menjaga kesehatan tubuh dengan baik, dampak dari pola hidup yang di jalani di usia muda yang kurang baik bisa merugikan di usia tua karena akan menimbulkan penyakit, atau tidak menunggu usia tua namun di usia yang masih muda penyakit tersebut bisa langsung di rasakan. Oleh karena itu berhati hati dalam memilih dan menjalani gaya hidup agar tidak merugikan diri sendiri. Penyakit stroke ringan akan menyebabkan penderitanya merugi karena memiliki syaraf yang rusak. Jika sudah muncul gejala stroke yang merupakan tanda dari tubuh, maka sebaiknya segara mengatasinya agar tidak akan memberikan dampak yang semakin buruk atau semakin merusak syaraf.

Sering Mengalami Stres Dapat Memicu Penyakit Stroke

Terlalu Sering Stres Dapat Memicu Penyakit Stroke – Saat ini banyak sekali seseorang mengalami suatu masalah dalam kehidupan sehingga membuat beban pikiran. Hal ini dikarena sebagian orang sering mendapatkan pekerjaan yang menumpuk dan penuh tekanan sehingga sangat mudah membuat stress. Stress merupakan masalah yang umum terjadi pada setiap orang, stress juga dapat muncul dimana saja dan kapan saja serta dapat menyerang siapa saja. Apapun yang terjadi dalam kehidupan kita, baik itu pekerjaan, sekolah, atau hal lainnya dapat menimbulkan stress. Yang menjadi kekhawatiran dari seseorang yang mengalami stres adalah kesehatannya dapat terganggu, sebab ada beberapa pernyataan yang mengatakan bahwa segala penyakit atau gangguan kesehatan berawal dari beban pikiran yang berlebihan atau stres. Mungkin hal ini dapat kita bilang masuk akal, karena dengan pikiran yang terlalu berat atau pikiran kita kacau maka bisa memicu suatu penyakit.

Hal yang membuat stres ini dapat membuat masalah pada kesehatan karena terlalu banyak memikirkan hal yang tidak penting apalagi yang dapat menimbulkan stress dapat memicu detak jantung lebih keras bekerja. Jika jantung lebih banyak bekerja maka akan berakibat pada kesehatan organ tubuh lainnya. Jika tekanan darah pada jantung dibiarkan terus menerus bekerja dengan keras maka akan menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah, dalam beberapa kondisi tersebut sudah serius maka dapat menyebabkan penyakit stroke. Penyakit stroke sendiri merupakan kondisi dimana pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Stroke adalah kondisi kesehatan yang serius yang membutuhkan penanganan yang cepat.

stress

Sedangkan stres sendiri dapat menyebabkan berbagai macam penyakit pada tubuh, khususnya pada bagian otak. Tidak akan memberatkan kinerja jantung, stress juga dapat memicu hal lainnya seperti penurunan daya ingat. Stres akan mempengaruhi kinerja syaraf otak sehingga lambat dalam memberikan respon dan menyebabkan penuruanan daya ingat dalam jangka pendek, dalam beberapa kasus stres dapat menyebabkan penyakit alzheimer, hal ini apabila stres dibiarkan saja dalam jangka panjang dan tidak dikelola dengan baik. Stres juga bisa menyebabkan terjadinya syaraf kejepit ini karena disebabkan menyempitnya dan menyusut yang mengakibatkan aliran darah menjadi tidak lancar. Stres ini dapat membuat seseorang memiliki resiko terkena stroke 4x lebih besar dibandingkan dengan orang yang hidup dengan pikiran yang tenang atau tidak memiliki stress. Maka untuk itu, cobalah menenangkan pikiran anda dan jangan membuat beban pikiran yang terlalu berat karena ini dapat membuat kesehatan anda menjadi terganggu.

Stres karena suatu pekerjaan memang hal yang wajar, namun jika kondisi tersebut terus menerus terjadi dapat membuat kondisi tubuh menjadi tidak stabil. Stroke merupakan penyakit yang mungkin dapat anda alami saat stres. Stres sendiri dapat terjadi karena gaya hidup kita yang tidak sehat atau tidak baik, di era modern seperti sekarang memang banyak orang meninggalkan gaya hidup sehat demi gaya hidup yang tidak baik, dan dampaknya membuat seseorang menjadi mudah depresi dan stress. Gaya hidup saat ini yang banyak orang lakukan adalah sering mengkonsumsi alkohol, kebiasaan merokok dan dalam pola makan juga saat ini banyak yang tidak sehat seperti makan makanan berlemak seperti makan instan dan junk food serta kurangnya olahraga merupakan penyebab stres dan membuat seseorang bersiko terkena stroke.

Baca Juga : Obat Stroke Alami

Untuk itu, kita harus bisa mencegah beban pikiran kita dengan baik agar tidak sering mengalami stres. Karena jika kita sering stres ditambah usia yang masih mudah sangat tidak baik untuk kesehatan kita nanti saat memasuki usia tua. Cara yang sangat sederhana untuk mengatasi stress adalah Jika Anda memiliki masalah, cukup serahkan diri pada Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Penolong hamba-Nya yang sedang tertimpa masalah dan musibah. Dengan menyerahkan segalanya, hati akan tenang dan pikiran Anda juga tidak terlalu terpaku pada permasalahan yang terjadi. Selain itu, imbangi dengan olahraga untuk mencegah Anda memikirkan hal yang kurang positif. Sehat tidak hanya dengan makan makanan yang sehat namun juga mengelola pikiran untuk tetap positif. Cara sederhana tersebut bisa membantu anda untuk mengontrol emosi serta pikiran menjadi lebih tenang dan stabil.