Depresi Berkepanjangan Dapat Tingkatkan Resiko Stroke

Depresi Berkepanjangan Dapat Tingkatkan Resiko Stroke – Banyak kondisi yang memicu atau meningkatkan risiko stroke. Salah satunya kondisi yang sering kita alami adalah depresi. Kondisi seperti ini sangat sering kita alami dan tidak jarang orang yang mengalaminya membutuhkan waktu yang lama untuk menghilangkan depresinya. Maka untuk itu banyak orang yang mengalami depresi dalam jangka waktu yang lama atau depresi berkepanjangan. Depresi yang berkepanjangan ternyata memiliki risiko yang berbahaya bagi kesehatan tubuh, karena dengan kondisi depresi dalam jangka panjang maka seseorang dapat meningkatkan resiko penyakit, dan penyakit yang paling utama yaitu stroke. Orang-orang yang memiliki depresi berkepanjangan dapat meningkatakn resiko stroke lebih tinggi ketimbang mereka yang hanya mengalami depresi dalam jangka sementara.

Stroke sendiri merupakan penyakit kronis yang paling sering terjadi akibat adanya penyumbatan pembuluh darah di otak. Stroke telah menjadi penyebab kematian enam juta orang setiap tahunnya dan mengakibatkan lima juta orang di dunia ini mengalami kelumpuhan pada bagian anggota tubuhnya. Hal ini tentu merupakan suatu masalah serius yang harus dihadapi bagi semua orang, karena saat ini stroke dapat menyerang orang yang masih berusia muda, sebab pada awalnya stroke dikenal lebih sering menyerang orang yang berusia lanjut. Hal ini di sebabkan karena banyak anak muda jaman sekarang memiliki beban pikiran yang sangat berat atau terlalu banyak pikiran sehingga membuat mental dan pikiran mereka menjadi terganggu atau mengalami depresi. Dan jika sudah mengalami depresi, anak muda jaman sekarang sangat sulit untuk menghilangkannya sehingga sering kali mengalami depresi dalam jangka waktu yang lama.

depresi

Tak hanya berimbas pada stroke, depresi juga meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2 dan bahkan kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Orang dewasa berusia 50 tahun yang mengalami gejala depresi terus menerus, tetap menanggung risiko terserang stroke meski mereka melaporkan depresi mereka sudah membaik. Maka untuk itu, kita harus bisa mengolah pikiran dengan baik agar depresi dapat kita kurangi dan mencegah terjadinya penyakit stroke. Kondisi seperti depresi memang sudah menjadi hal yang wajar, hal ini karena tuntutan pekerjaan yang membuat mereka sangat mudah mengalami depresi, atau bisa juga karena hal lainnya. Kondisi seperti ini harus menjadi suatu perhatian khusus bagi kita, karena dengan mengalami depresi berkepanjangan akan membuat kesehatan menjadi terganggu.

Maka untuk itu, salah satu jenis masalah kesehatan yang harus diwaspadai oleh masyarakat modern adalah depresi. Kegiatan sehari-hari yang penuh dengan tuntutan dan tekanan yang tinggi bisa memicu depresi yang berkepanjangan. Bagi orang dewasa sendiri, depresi berkepanjangan ini bisa memicu berbagai penyakit yang sangat berbahaya. Bahkan, resiko mendapatkan stroke sendiri akan bisa meningkat hingga dua kali lipat bagi mereka yang berusia lebih dari 50 tahun.

Baca Juga : Obat Stroke

Dalam beberapa penelitian menyebutkan bahwa jika seseorang mengalami gangguan mental sekali saja dalam hidupnya, baik itu karena depresi atau gangguan mental lainnya, maka ia akan memiliki risiko dua kali lebih besar untuk terkena penyakit stroke. Hal ini karena penderita stroke yang diakibatkan karena masalah gangguan mental atau karena depresi berhubungan dengan respon tubuh yang dilakukan ketika gangguan mental tersebut terjadi. Tubuh akan melakukan respon alami ketika mengalami gangguan mental, yaitu respon fight-or-flight. Respon ini akan secara otomatis dilakukan oleh tubuh ketika merasa terancam, tertekan, dan stres. Sementara, respon tersebut akan menyebabkan perubahan berbagai fungsi tubuh, seperti tekanan darah meningkat, serta membuat jantung memompa darah lebih cepat. Perubahan fungsi tubuh inilah yang dapat meningkatkan risiko stroke pada pasien gangguan mental.

Melihat fakta tersebut, maka ada baiknya kita harus bisa lebih bijak dalam menata ulang stress dan depresi yang diidap. Jika kita memang sudah terlalu cemas atau khawatir dengan berbagai hal, cobalah menemui dokter jiwa atau terapis terdekat sehingga kita pun akan mendapatkan konsultasi yang tepat. Selain itu, cobalah untuk meningkatkan kualitas mood anda dengan memperbaiki pola makan menjadi lebih sehat dan rutin melakukan aktifitas fisik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s