Jenis Jenis Penyakit Stroke

Obat Stroke Berat dan Ringan ~ Di negara industri penyakit stroke umumya merupakan penyebab kematian nomor tida pada kelompok usia lanjut, setelah penyakit jantung dan kanker. Namun stroke paling banyak menyebabkan orang cacat pada kelompok usia diatas 45 tahun. Banyak penderitanya menjadi cacat, tidak mampu lagi mencari nafkah seperti sediakala, menjadi tergantung kepada orang lain dan tidak jarang menjadi beban keluarganya.

Stroke dapat terjadi pada setiap usia, dari bayi baru lahir sampai pada usia sangat lanjut. Namun angka kejadian stroke meningkat dengan bertambahnya usia. Semakin tinggi usia, semakin banyak kemungkinan untuk mendapatkan stroke. Secara pukul rata dapat dikatakan bahwa angka kejadian (insiden) stroke adalah 200 per 100.000 penduduk. Dalam satu tahun, diantara 100.000 penduduk, 200 orang akan mendapatkan stroke

Jenis-jenis Penyakit Stroke

Jenis jenis penyakit stroke

Stroke dibagi dalam dua jenis, yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragi. Kurang lebih 82% dari stroke adalah iskemik. Meskipun stroke karena pendarahan lebih jarang, tetapi juga lebih berbahaya.

Stroke Iskemik

Bila suplai darah pada sebagian otak berkurang, terjadilah iskemik dan sel-sel yang kekurangan oksigen tidak akan berfungsi secara sempurna. Apakah sel-sel otak mati itu berhenti bekerja sementara waktu atau mati seterusnya tergantung pada tingkatakan parahnya iskemik dan lamanya. Stroke iskemik adalah bentuk ekstrim dari iskemik yang menyebabkan kematian sel-sel otak yang tidak dapat pulih, yang disebut infark otak.

Penyebab stroke iskemik sama dengan jantung koroner, yaitu adanya endapan lemak dan kolesterol. Pembentukan plak yang menyebabkan stroke iskemik berada dalam dinding pembuluh darah arteri di leher atau kepala, sedangkan bila terjadi di pembuluh koroner menyebbakan penyakit jantung koroner. Stroke iskemik dapar dibedakan menjadi trombotik dan embolik. Darah yang menggumpal di dalam pembuluh arteri di otak dapat menyebabkan stroke trombolik. Sedangkan fragmen (serpihan) plak yang berjalan-jalan dari jantung atau arteri lain yang mengarah ke otak, dapat menyebabkan stroke embolik. Karena itu bagi seseorang dengan penyakit jantung koroner risiko mengalami stroke menongkat karena embolus yang berasal dari jantung yang kurang berfungsi dengan baik dapat terbawa oleh aliran darah ke otak.

Stroke Hemoragi

Stroke jenis yang kedua disebabkan oleh adanya pendarahan. Stroke karena pendarahan (hemoragi) terjadi bila arteri di otak pecah, darah tumpaj ke otak atau rongga antara permukaan luar otak dan tengkorak. Stroke hemoragi khusunya terjadi pada mereka yang mempunyai tekanan darah tinggi. Stroke jenis ini lebih besar kemungkinannya untuk jadi fatal.

Sering kali kami pada serangan pertama penderita stroke masuk rumah sakit atau dirawat seteah 1-3 hari dari serangan, setelah usaha-usaha secara tradiisonal (seperti dipijat dan diurut) gagal. Setiap kejadian stroke perlu tindakan cepat untuk melepaskan atau menghancurkan sumbatan (iskemik) atau memberhentikan perdarahan (stroke hemoragi) agar supaya akibat stroke dapat ditekan serendah mungkin. Jadi, jika dicurigai adanya serangan stroke, sebaiknya anda membawa si penderita sesegera mungkin ke rumah sakit yang terdekat yang dianggap mampu untuk mengatasi masalah stroke ini.

Sumber: Pencegahan & penyembuhan penyakit jantung koroner (Imam Soeharto), Gaya Hidup & Penyakit Modern (J.B.Suharjo B.Cahyono)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s